Jadwal Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Singapura hingga Bangladesh
Jadwal lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda menghadapi Singapura, Malaysia, dan Bangladesh di babak grup.
Kebakaran lahan/hutan - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Berdasarkan analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa wilayah ini memiliki kerawanan terjadi kebakaran dedaunan pada permukaan tanah.
"Peta hasil analisis dari BMKG menunjukkan wilayah DIY sangat berpotensi terjadinya kebakaran khususnya humus atau dedaunan di permukaan tanah karena keringnya kondisi permukaan," kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPD) Bantul Irawan Kurnianto di Bantul, Jumat (23/8/2024).
Menurut dia, pada peta Fine Fuel Moisture Code (FFMC) yang dirilis BMKG, menunjukkan wilayah DIY ditandai dengan warna merah yang berarti tingkat potensi kemudahan terjadinya kebakaran ditinjau dari parameter cuaca pada bahan bahan ringan mudah terbakar di lapisan permukaan atas tanah.
BACA JUGA: Resep Aneka Macam Dimsum dari Pangsit Ayam, Hakau hingga Bakpau
Dia mengatakan, mewakili tingkat kekeringan bahan bahan ringan mudah terbakar seperti humus permukaan, sampah dedaunan kering, alang alang dan bahan ringan lain yang biasanya menutupi lantai hutan pada kedalaman satu sampai dua sentimeter.
"Ini agar bisa dimanfaatkan pemangku kepentingan untuk selalu memberikan imbauan kepada warga masyarakat agar selalu hati-hati dan waspada jika membakar sampah atau barang yang mudah terbakar," katanya.
Dia mengatakan, menindaklanjuti peringatan BMKG itu, BPBD Bantul menyebarluaskan informasi tersebut melalui jejaring dan relawan untuk antisipasi kebakaran di wilayah, dan membuat edaran imbauan pencegahan kebakaran melalui media sosial.
"Jika terpaksa membakar sampah, jangan tinggalkan api pembakaran sebelum dipastikan padam. Dan hindari membuka lahan pertanian dengan cara pembakaran pohon, kayu maupun rumput yang sudah lapuk," katanya.
Ia juga mengingatkan, agar masyarakat memberikan jarak pada benda yang mudah terbakar apabila memasak dengan tungku kayu atau tradisional, agar tidak ada perambatan nyala api.
"Angka kebakaran pada musim kemarau ini meningkat, setidaknya telah terjadi 25 kasus kebakaran pada Agustus. Faktor kebakaran tertinggi pada Agustus ini disebabkan karena kelalaian manusia saat pembakaran sampah yang meluas, dan merembet ke bangunan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jadwal lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda menghadapi Singapura, Malaysia, dan Bangladesh di babak grup.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Minggu 12 September 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 12 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 12 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.