6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Para fesyen desainer menerangkan karya yang ditampilkan dalam ajang Jogja Fashion Week 2024 di Jogja Expo Center, Banguntapan, Bantul, Jumat (24/8/2024). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, JOGJA—Ajang Jogja Fashion Week 2024 yang digelar di Jogja Expo Center, Banguntapan, Bantul menampilkan sederet karya yang unik dari para fesyen desainer. Pada hari kedua pelaksanaannya, Jumat (24/8/2024) beragam karya ditampilkan dengan ide yang beda dari biasanya.
Seperti yang ditampilkan oleh Astrid Ediati yang memberi nama koleksinya dengan kenduren. Karya itu terinspirasi dari tradisi Jawa untuk berkumpul mendoakan kematian, kelahiran, dan syukuran lainnya. Biasanya yang datang dalam kenduren ini adalah bapak-bapak atau pria yang kebanyakan mereka mengenakan sarung.
"Sarung inilah yang menjadi inspirasi untuk koleksi busana saya. Koleksi busana ini mengacu pada trend fesyen 2024/2025 dengan tema yang saya pilih yaitu Fusion Borderless," jelasnya.
Dalam karya itu dia menitikberatkan pada gaya ‘east and west’ dan bisa dikenakan dalam busana keseharian dengan memadu padankan sarung yang sudah dimodifikasi baik dari pemilihan bahan, bentuk, dan cara pemakainnya yang lebih praktis dipadukan dengan berbagai jenis busana lainnya seperti gamis, bawahan rok, palazo, celana panjang, kemeja, blazer, vest, dan cape.
"Saya pakai kain lurik dipadukan dengan textile modern dengan karakter cenderung eksotik dramatik berwarna biru, cream dan kuning. Juga terdapat tambahan aksesoris dari kain perca lurik/tenun," ungkapnya.
Peserta lainnya Ria Miranda menyebut membawa koleksi terbarunya untuk Signature Pre-Fall Collection 2024. Sebuah karya perwujudan keindahan dalam lingkungan ekosistem bawah air yang tersembunyi, menjadi inspirasi berharga yang dihadirkan lewat tujuh produk dengan ragam pesonanya.
Signature Pre-Fall Collection kali ini, mengusung tema “Artistic Garden” yang memiliki pesan tentang keindahan tumbuhan bawah air yang seringkali dipandang sebelah mata. Namun, dibalik pandangan itu terdapat sebuah keajaiban yang nyata dengan munculnya bunga dari permukaan. Terdapat akar yang kuat, menembus dasar air.
“Proses kreatif koleksi ini diadaptasi dari eksplorasi artistik yang terinspirasi dari ragam bunga eksotis. Bunga-bunga tersebut memiliki arti kelembutan, kecantikan, dan kebahagiaan, yang juga terlihat lewat perpaduan siluet busana feminin dan modern," jelasnya.
Sementara Heriyenti dengan brand nylima mengungkapkan, dirinya mengusung karya dengan tema leuit yang merupakan sejenis bangunan tempat penyimpanan padi yang terdapat di daerah pedesaan sunda dan baduy. Leuit termasuk warisan budaya tak benda di Indonesia.
"Saya terinspirasi dari bangunan itu sehingga karya saya terlihat lebih asimetris, kotak, tali-tali, dan gelombang. Warnanya lebih dominan hitam, putih, dan hijau keemasan yang cocok untuk gaya kasual, sporty, dan romantik," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
Djumari, 76, meninggal saat tadarus Al-Qur'an di Masjid Nurul Huda Semarang. Detik-detik kepergiannya terekam CCTV dan viral.
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Destry Damayanti diusulkan menjadi Gubernur BI oleh Prabowo. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, dan rekam jejaknya di Bank Indonesia.