25.640 Siswa di Gunungkidul Divaksin Campak, Difteri, dan HPV
Sebanyak 25.640 siswa di Gunungkidul menjadi sasaran BIAS 2026 dengan vaksin MR, TD, dan HPV. Target cakupan imunisasi mencapai 95%.Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL
Ilustrasi. /JIBI-Sunaryo Haryo Bayu
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman membuka opsi untuk mengimpor air bersih dari wilayah Magelang, Jawa Tengah. Hal ini tak lepas dari kebutuhan yang semakin meningkat setiap waktunya.
“Sumber air di lereng Merapi sudah berkurang karena tertutup erupsi. Sedangkan dari sisi permintaan terus bertambah setiap waktunya,” kata Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, Sabtu (24/8/2024)
Menurut dia, penjajakan awal untuk bekerja sama dengan Magelang sudah disampaikan saat pertemuan kepala daerah se-Indonesia jelang peringatan kemerdekaan di Ibukota Nusantara. “Sudah ada komunikasi awal dan teknis kerja sama akan ditangani oleh PDAM,” katanya.
BACA JUGA: BPBD Bantul Sudah Dropping 26 Tangki Air Bersih ke Lokasi Kekeringan
Kustini menekankan, pentingnya menjaga ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan Masyarakat sehingga tidak terjadi krisis. Alasan Magelang dipilih karena letaknya berdekatan, di sisi lain juga ada banyak sumber berada di wilayah perbatasan.
“Kebetulan sumber airnya di wilayah perbatasan, tapi masuk di Magelang. Makanya dibuka peluang kerja sama untuk pemanfaatan agar airnya bisa dipergunakan memenuhi kebutuhan bagi warga Sleman,” katanya.
Terpisah, Direktur Utama PDAM Tirta Sembada, Dwi Nurwata saat dikonfirmasi membenarkan adanya opsi untuk berkerjasama dengan Kabupaten Magelang terkait dengan layanan air bersih. Meski demikian, ia memastikan belum dilaksanakan dalam waktu dekat karena dari sisi kemampuan debit sumber di Sleman dirasa masih mencukupi.
“Sumber air di lereng Merapi masih, juga ada dukungan dari SPAM regional DIY,” katanya.
Menurut dia, potensi kerja sama ini masih sangat mungkin. Terlebih lagi, kata Dwi, PDAM sudah menyiapkan perencanaan hingga 2030 mendatang.
Diperkirakan hingga jangka waktu tersebut kebutuhan air untuk Masyarakat di Sleman mencapai 750 liter per detik. Adapun produksi untuk saat ini masih di kisaran 560 liter per detik.
BACA JUGA: Kekeringan, 24 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Dapat Bantuan Air Bersih dari BPBD
“Makanya ada kajian yang mendalam, termasuk memanfaatkan kerja sama dengan Kabupaten Magelang karena memang kebutuhannya terus meningkat,” katanya.
Disinggung mengenai pemanfaatan, Dwi mengakui bisa menggunakan sumber air di Magelang. Namun, juga tidak menutup kemungkinan memanfaatkan Kali Progo yang ada di wilayah Magelang. “Potensinya ada beberapa dan bisa menjadi sumber tambahan. Tapi, untuk saat ini belum akan dilakukan, meski tetap menjadi opsi guna menambah pasokan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 25.640 siswa di Gunungkidul menjadi sasaran BIAS 2026 dengan vaksin MR, TD, dan HPV. Target cakupan imunisasi mencapai 95%.Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026