Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Personel gabungan memadamkan api yang membakar lahan di Perbukitan Menoreh, Hargorejo, Kokap pada Minggu (15/10/2023).(IST/Polres Kulonprogo)
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mencatat sepanjang bulan Agustus ini telah terjadi lima kasus kebakaran hutan. Kebakaran terjadi karena dipicu adanya aktivitas pembakaran sampah dan kondisi kering musim kemarau.
Kepala pelaksana BPBD DIY, Noviar Rahmad, menjelaskan sebanyak lima kejadian kebakaran hutan tersebut terjadi di wilayah Bantul dan Gunungkidul. “Lokasi di Imogiri [Bantul] sama Gunungkidul. Ada lima lokasi, tapi hektaran yang terbakar kurang tahu,” ujarnya, Senin (26/8/2024).
BACA JUGA: Damkarmat Jogja Bangun Ketahanan dan Keselamatan Kebakaran Lewat Inovasi Mas Jaka
Penyebab kebakaran hutan ini menurutnya kebanyakan akibat dari aktivitas pembakaran sampah di lahan kosong. Api yang tidak dijaga dan kondisi kering akibat musim kemarau menyebabkan api mudah membesar. “Kebanyakan membakar sampah di lahan hutan, dibiarin. Lahan kering, sehingga cepat merambat,” paparnya.
Untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan, ia mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah di hutan, karena berpotensi menyebabkan kebakaran. “Jangan membakar sampah sembarangan saat musim kemarau, karena kekeringan bisa cepat membuat lahan kering terbakar,” ungkapnya.
Selain kebakaran hutan, selama Agustus ia juga mencatat terjadi sebanyak 14 kebakaran rumah. Jumlah kebakaran masih bisa terus bertambah, mengingat musim kemarau masih akan terus berlangsung hingga Oktober mendatang. “Informasi dari BMKG, sampai dasarian 3 Oktober masih kekeringan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.