Jembatan Jonge Diperbaiki, Jadi Prioritas Infrastruktur di Gunungkidul
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meninjau pembangunan jembatan Jonge di Kalurahan Pacarejo, Semanu, Jumat, untuk mengatahui perkembanganya.
Gedung DPRD Sleman./Youtube
Harianjogja.com, SLEMAN—Pimpinan DPRD Sleman Sementara memastikan akan ada tujuh fraksi di keanggotaan baru periode 2024-2029. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan dengan struktur keanggotaan di 2019-2024.
Ketua DPRD Sleman Sementara, Gustan Ganda mengatakan, pasca-pelantikan anggota DPRD Sleman 2024-2029 dan penunjukan pimpinan sementara di 12 Agustus lalu, langsung mengirimkan surat ke parpol untuk pembentukan fraksi.
BACA JUGA: Fraksi PKS DPRD Sleman Resmi Dibentuk, Ini Ketuanya
Selain itu, juga ada upaya pengisian pimpinan definitive bagi empat partai pemilik kursi terbanyak di DPRD. “Jatah kursi pimpinan menjadi hak PDI Perjuangan untuk posisi ketua. Sedangkan tiga wakil untuk PKB, PKS dan Gerindra,” kata Gustan, Kamis (29/8/2024).
Dia menjelaskan, untuk pembentukan fraksi hampir komplit. Pasalnya, tinggal PKB dan PKS yang belum mengirimkan surat ke Kesekretariatan DPRD.
“Tinggal dua partai ini karena semua partai lain sudah menyerahkan pembentukan fraksi DPRD,” ungkapnya.
Gustan mengatakan, secara komposisi jumlah partai peraih kursi dewan di 2024 sama seperti dengan periode 2019. Yakni, ada delapan partai terdiri dari PDI Perjuangan, PAN, Gerindra, PKB, Golkar, PKS, PPP dan NasDem.
Meski demikian, ia mengakui jumlah fraksi di periode sekarang lebih banyak karena ada tujuh fraksi. Hal ini tak lepas bergabungnya PPP dan NasDem membentuk fraksi sendiri di DPRD Sleman.
“Kalau di periode 2019-2024 hanya enam fraksi karena PPP dan NasDem bergabung dengan Fraksi Golkar. Tapi sekarang keduanya bergabung membentuk fraksi sendiri,” katanya.
Disinggung terkait dengan pengisian pimpinan defintif, Gustan mengakui masih dalam proses dikarenakan penunjukan di partai juga butuh persetujuan dari DPP. Kendati demikian, ia mengungkapkan sudah ada partai yang menyerah calon pimpinan definitive.
“Masih rahasia, tunggu semuanya lengkap dahulu. Yang jelas, sekarang masih dalam proses pengisian,” katanya.
Ketua DPD NasDem Sleman sekaligus Anggota DPRD Sleman, Surana mengatakan, di Pemilu 2024, partainya hanya mendapatkan tiga kursi di DPRD Sleman. Jumlah ini sama dengan perolehan kursi milik DPD PPP Sleman.
“Kami sama-sama hanya mendapatkan tiga kursi,” kata Surana.
Oleh karenanya, Surana mengakui partainya tidak bisa membentuk fraksi sendiri karena pembentukan fraksi minimal harus memiliki empat kursi. Dikarenakan NasDem Sleman hanya memiliki tiga kursi sehingga diwajibkan gabung dengan partai lain.
“Berhubung posisinya sama dengan PPP, maka kami sepakat membentu satu fraksi dan diberinama PPP-NasDem,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meninjau pembangunan jembatan Jonge di Kalurahan Pacarejo, Semanu, Jumat, untuk mengatahui perkembanganya.
Umat Buddha Kulonprogo gelar Tribuana Manggala Bakti di Sungai Mudal sebagai rangkaian Waisak 2026 dengan konsep ekoteologi dan pelestarian alam.
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.
Gregoria Mariska Tunjung resmi mundur dari Pelatnas PBSI karena alasan kesehatan, PBSI menghormati keputusan dan fokus pada pemulihan.
Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hillstate Korea Selatan dan dijadwalkan debut di KOVO Cup serta V-League 2026/2027.