Padat Karya Sleman 2026 Berlanjut, BKK DIY Masuk Tahap Ketiga
Padat Karya Sleman 2026 tak mendapat tambahan APBD Perubahan. Program BKK DIY masih berlanjut hingga tahap ketiga pada Oktober-November.
Ketua DPC PDIP Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan sikap politik PDIP dalam Pilkada 2024 di kompleks Sewokoprojo, Wonosari, Gunungkidul, Rabu, (10/7/2024). - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Harta kekayaan Endah Subekti Kuntariningsih, bakal calon Bupati Gunungkidul di Pilkada 2024 tercatat sebesar Rp5,1 miliar. Jumlah tersebut berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) pada 2023.
Pasangan calon kepala daerah (paslon) Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih–Joko Parwoto telah mendaftar sebagai calon bupati dan wakil bupati di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul, Selasa, (27/8/2024).
BACA JUGA: Bertarung di Pilkada 2024, Ini Kekayaan Abdul Halim Muslih dan Joko Budi Purnomo
Dalam kontestasi Pilkada 2024, mereka didukung empat partai politik (parpol) yaitu Partai Buruh, PDIP, PKB, dan Golkar. Di beberapa ruas jalan di Gunungkidul pun saat ini telah marak pemasangan alat peraga sementara (APS) dengan potret Endah Subekti.
Melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) pada 2023, Endah yang ketika itu tercatat sebagai Ketua DPRD memiliki total kekayaan Rp5,1 miliar.
Data Harta
Total Rp5.186.750.000
Hutang Rp-
Total Harta dan Kekayaan Rp5.186.750.000
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Padat Karya Sleman 2026 tak mendapat tambahan APBD Perubahan. Program BKK DIY masih berlanjut hingga tahap ketiga pada Oktober-November.
Anggaran alkes TB 2027 menjadi sorotan DPR. Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut penanganan TB diperkuat lewat dana hibah.
KPK mengungkap dugaan struktur bayangan di ATR/BPN dalam kasus suap HGB Summarecon yang menyeret delapan tersangka.
Koalisi buruh menyoroti draf RUU Pelindungan Ketenagakerjaan terkait upah, pekerja kontrak, outsourcing, dan pemagangan.
BEI kembali menerapkan short selling secara bertahap dan memperkirakan transaksi ini berpotensi menambah likuiditas pasar hingga 17 persen.
Sebanyak 215.845 warga Bantul sudah mengaktifkan IKD. Disdukcapil memperluas jemput bola hingga kalurahan untuk mengejar target 30%.