Kemarau, Pengawasan Depot Air Minum di Prambanan Diperketat
Disperindag Sleman mengawasi depot air minum isi ulang di Prambanan untuk menjamin keamanan produk menjelang musim kemarau.
zimbra
GUNUNGKIDUL—Dinas Kepemudaan dan Olahraga (DKO) Kabupaten Gunungkidul sukses menggelar Gunungkidul Heritage Run (GHR) 2024 di Objek Wisata Gunung Api Purba, Kalurahan Nglanggeran, Patuk, Sabtu, (31/8/2024). Acara yang didukung dana istimewa (Danais) ini diikuti ribuan pelari atau runner dari berbagai daerah di Indonesia.
Kepala DKO Gunungkidul, Supriyanto mengatakan acara sport tourism itu digelar guna merayakan 12 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY. Acara ini digelar dengan menggunakan Danais urusan tata ruang.
“Dengan memanfaatkan momentum ini, kami harapkan dapat meningkatkan minat olah raga masyarakat dan memperkenalkan potensi wisata olah raga di Bumi Handayani. Kualitas sumber daya manusia dari sisi kebugaran jasmani dan kesehatan pun dapat meningkat” kata Supriyanto.
Supriyanto menegaskan Danais sangat berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya acara itu, partisipasi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menggerakkan roda perekonomian mereka.
BACA JUGA: Terima Uang Ganti Rugi Tol, Warga Sendangadi Diberi Waktu 2 Bulan Kosongkan Rumah
Selain merayakan 12 tahun UUK DIY, melalui GHR 2024 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul sekaligus mempromosikan salah satu warisan UNESCO di Gunungkidul ke masyarakat luar daerah.
Lebih jauh, Supriyanto menjelaskan GHR 2024 dibagi menjadi delapan kategori yaitu pelajar SMP/MTs, SMA/SMK/MA, ASN/TNI/POLRI, dan kategori umum nasional.
Bagi pemenang dalam acara lari ini, mereka mendapat sejumlah penghargaan berupa medali, piagam, dan uang pembinaan. Total hadiah mencapai Rp60 juta. “Real time hadiah langsung kami berikan melalui transfer setelah acara,” katanya.
Salah satu pelari asal Jakarta, Bambang mengaku acara lari yang dia ikuti di kawasan wisata Gunung Api Purba menjadi pengalaman pertama kali baginya. Keindahan alam warisan UNESCO di Nglanggeran menghampar dan memacu semangat untuk berolahraga.
“Saya datang bersama keluarga, semata-mata ingin merasakan suasana berolahraga di Gunung Api Purba Nglanggeran,” kata Bambang. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disperindag Sleman mengawasi depot air minum isi ulang di Prambanan untuk menjamin keamanan produk menjelang musim kemarau.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Rabu 29 Juli 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan. Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah sepa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Jalan Jetis-Karangsemut Bantul ditutup 29-31 Juli 2026 untuk pemasangan box culvert dan pengaspalan. Simak jadwal serta jalur alternatifnya.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.