Tawon Jadi Fauna Khas Gunungkidul, Bukan Belalang Goreng
Tawon resmi menjadi fauna khas Gunungkidul menggantikan anggapan belalang sebagai ikon daerah, sesuai Perda Nomor 3 Tahun 1999.
Kepala Daerah - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Manajemen RSUD Sleman menyerahkan hasil pemeriksaan kesehatan pasangan calon bupati dan wakil bupati ke KPU Sleman, Rabu (4/9/2024).
Rencananya, hasil verifikasi berkas pencalonan dan pemeriksaan tes kesehatan akan diserahkan ke tim pasangan calon, Kamis (5/9/2024).
Direktur RSUD Sleman, Novita Krisnaeni, mengatakan jajarannya sudah menyampaikan hasil pemeriksaan kesehatan untuk empat bakal calon ke KPU Sleman pada Rabu pagi. Meski demikian, ia enggan membeberkan hasil pemeriksaan tersebut karena menjadi kewenangan KPU. “Yang jelas hasilnya sudah kami serahkan,” kata Novita kepada wartawan, Rabu.
Menurut dia, secara keseluruhan pemeriksaan berjalan lancar. Adapun pelaksanaan berlangsung pada 30-31 Agustus 2024.
Secara garis besar pemeriksaan terbagi menjadi tiga kategori, yakni pemeriksaan kesehatan jiwa, kesehatan rohani dan bebas narkoba. Total ada 33 petugas kesehatan yang dilibatkan dalam pemeriksaan secara maraton ini.
“Ada sekitar 20 dokter spesialis, ada juga psikiater maupun psikolog yang ikut memeriksa pasangan calon,” kata Novita.
Menurutnya, ada perbedaan jumlah pemeriksaan terhadap calon perempuan dan laki-laki. Untuk laki-laki hanya menjalani 15 tahapan pemeriksaan, sedangkan perempuan ada sekitar 18 kali pemeriksaan kesehatan. “Macamnya banyak ada MRI, jantung, USG dan lainnya. Selain itu, juga ada tes dengan menjawab 500 pertanyaan,” katanya.
Anggota KPU Sleman Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Pemilihan, Noor Aan Muhlishoh, mengatakan jajarannya sudah menerima hasil pemeriksaan kesehatan milik pasangan calon Kustini Sri Purnomo-Sukamto, dan Harda Kiswaya-Danang Maharsa. Meski demikian, ia mengakui belum bisa mengungkapkan hasil pemeriksaan tersebut karena akan disampaikan bersamaan dengan hasil penelitian dokumen syarat pencalonan yang diserahkan saat pendaftaran. “Besok [Kamis] hasilnya akan diserahkan ke masing-masing paslon. Jadi, ditunggu saja,” katanya.
Meski belum mau mengungkap hasil pemeriksaan kesehatan atau penelitian dokumen pencalonan, Aan mengakui ada tahapan masa perbaikan pada 6-8 September 2024. “Kalau hasilnya terdapat syarat yang belum sesuai, maka dapat diperbaiki saat masa perbaikan,” katanya.
Untuk penetapan calon bupati dan wakil bupati akan dilaksanakan pada 22 September 2024. Namun sebelum dilakukan penetapan, KPU membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan masukan dan saran berkaitan dengan keabsahan persyaratan pasangan calon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tawon resmi menjadi fauna khas Gunungkidul menggantikan anggapan belalang sebagai ikon daerah, sesuai Perda Nomor 3 Tahun 1999.
Kulonprogo siapkan program Kampung Redam untuk mencegah konflik horizontal. Lima kalurahan disiapkan menjadi proyek percontohan.
Kejagung menetapkan empat tersangka baru kasus korupsi IUP PT QSS terkait dugaan ekspor bauksit ilegal di Kalimantan Barat.
Kemenkes mencatat 2,3 juta anak Indonesia belum pernah imunisasi dalam tiga tahun terakhir. RI kini masuk enam besar dunia kasus zero dose.
Harga emas Pegadaian hari ini 23 Mei 2026 turun. Cek daftar lengkap harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 terbaru di sini.
Cek jadwal bus DAMRI Bandara YIA ke Jogja dan Sleman Sabtu 23 Mei 2026 lengkap dengan rute dan tarif terbaru.