Wisata Jogja Masih Menumpuk di Malioboro, Dorong ke Kampung Wisata
Wisatawan di Jogja masih terpusat di Malioboro. Dinpar Kota Jogja dorong kunjungan kampung wisata lewat Program Bule Mengajar.
JJLS Kelok 18 - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pekerjaan konstruksi Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kelok 23 telah mencapai sekitar 50%. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah-DIY (BBPJN Jateng DIY) optimis proyek strategis nasional (PSN) tersebut akan rampung sesuai target.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Satker PJN DIY Ridwan Subarkah mengatakan pekerjaan konstruksi JJLS Kelok 23 telah mencapai 57,27%. Dengan pencapaian tersebut, menurut Barkah, pekerjaan konstruksi tersebut telah melebihi target yang ditetapkan yaitu 46,43% atau telah surplus 10,84%.
BACA JUGA : Pembangunan Kelok 23 JJLS Bantul-Gunungkidul Mencapai 32,5 Persen
Menurut Barkah saat ini sedang mengerjakan cut and fill earthwork. Dalam pekerjaan tersebut dilakukan penggalian dan penimbunan material tanah untuk membentuk permukaan tanah yang diinginkan. Saat ini juga tengah dilakukan pekerjaan konstruksi terhadap jembatan.
Struktur tanah juga tengah dilakukan tahap slope protection. Dalam tahap tersebut, dilakukan upaya konstruksi untuk perlindungan, pemantapan, stabilisasi dan perkuatan lereng. Kemudian dilakukan pula pekerjaan konstruksi terhadap saluran samping atau cross drain menggunakan box culvert.
Durasi waktu pekerjaan konstruksi tersebut selama 720 hari kalender atau 24 bulan. Dengan progres pekerjaan konstruksi tersebut, Barkah meyakini pekerjaan konstruksi JJLS Kelok 23 akan selesai sesuai target. "Untuk waktu kami masih tetap sesuai rencana penyelesaian, sampai akhir Oktober 2024," katanya, Kamis (12/9/2024).
Barkah menilai topografi tanah yang tempat dibangunnya JJLS Kelok 23 yang berkelok dan berada di perbukitan menjadi tantangan baginya. Pembuatan platform kerja pada trase berkelok yang berada di area pegunungan dan tepian lereng menjadi tantangan tersendiri dalam pekerjaan konstruksi tersebut.
Menurutnya, pembangunan tersebut berupaya dilakukan sesuai dengan tahap standar operasional prosedur (SOP) yang ada untuk menjaga agar mutu dan waktu pekerjaan sesuai dengan yang telah ditetapkan.
Diketahui JJLS Kelok 23 akan menghubungkan Bantul dengan Gunungkidul. Di ruas jalan tersebut nantinya akan dibangun sebuah jembatan penghubung. Jembatan tersebut akan dibangun dua bentang dengan panjang 53,3 meter dengan ketinggian 12 meter di STA 1+950.
Ruas jalan tersebut nantinya akan dibuat berkelok-kelok. Nantinya, ruas jalan tersebut akan mulai berkelok setelah jarak 200 meter dari Jalan Parangtritis. Lantaran lahan yang dikerjakan dinilai cukup sulit, maka struktur jalan tersebut akan dibuat aspal dua lapis dengan lapis pondasi agregat kelas A (LPA) dengan AC-WC 4 cm dan AC-BC 6 cm. Kemudian ketebalan timbunan 40 cm dan galian 20 cm.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wisatawan di Jogja masih terpusat di Malioboro. Dinpar Kota Jogja dorong kunjungan kampung wisata lewat Program Bule Mengajar.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.