Gunungkidul Perluas Pembayaran Tiket Masuk Nontunai ke 5 TPR Wisata
Cashless di TPR Baron Gunungkidul dinilai sukses. Sistem pembayaran non tunai akan diperluas ke lima TPR untuk mengoptimalkan PAD wisata.
Foto Ilustrasi. Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) melengkapi data dari formulir C-Hasil untuk aplikasi Sirekap Pemilu 2024 seusai penghitungan surat suara Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di TPS 23 Pabean udik, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (14/2/2024). - Antara/Dedhez Anggara
Harianjogja.com, SLEMAN—KPU Sleman akan membuka Rekrutmen Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pilkada 2024 mulai 17-28 September 2024. Total petugas yang dibutuhkan sebanyak 12.117 orang.
Anggota KPU Sleman Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Huda Al Amna mengatakan, sudah mulai mempersiapkan perekrutan petugas KPPS untuk pencoblosan Pilkada Sleman di 27 November 2024. Guna kelancaran perekrutan sudah dilakukan koordinasi dengan stakeholder dan anggota PPK maupun PPS.
BACA JUGA: Pendaftaran KPPS untuk Pilkada 2024 Dibuka 17 September 2024, Ini Syarat dan Honornya
“Memang masih dalam tahap persiapan dan rencananya pendaftaran baru dimulai 17-28 September mendatang,” kata Huda, Jumat (23/9/2024).
Dia menjelaskan, kebutuhan KPPS disesuaikan dengan jumlah TPS yang ada. Untuk pilkada tahun ini, KPU telah menetapkan tempat pemilihan ada sebanyak 1.731 TPS.
Di setiap TPS dibutuhkan petugas KPPS sebanyak tujuh orang. Hal ini berarti total kebutuhan untuk seluruh Kabupaten Sleman sebanyak 12.117 orang.
“Kebutuhannya sudah ditetapkan dan semoga proses rerkrutmen dapat berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Disinggung mengenai persyaratan didalam pendaftaran, Huda mengakui tidak berbeda jauh dengan penyelenggaraan Pemilu 2024 lalu. Selain memenuhi persyaratan yang dibutuhkan, calon pendaftar juga diwajibkan mengantongi surat sehat yang melampirkan hasil cek hipertensi, gula darah dan kolsetrol.
Adapun calon petugas juga diutamakan yang berada berdomisili di wilayah tempat TPS berada. Selain itu, kemampuan mengoperasikan gawai juga menjadi pertimbangan penting karena dalam proses rekap juga ada pengisian di aplikasi sirekap.
“Sebelum pendaftaran dibuka, nanti aka nada pengumuman berkaitan dengan rekrutmen petugas KPPS,” katanya.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan, tahapan pilkada 2024 terus berjalan. Untuk saat ini sudah memasuki pencalonan dan pendaftaran sudah terlaksana pada 27-29 Agustus 2024 lalu.
Menurut dia, tahapan ini masih melalui beberapa proses karena baru ditetapkan calonnya pada 22 September mendatang. “Ada dua bakal calon yang maju di Pilkada Sleman. Untuk calon dari jalur perseorangan tidak ada karena keduanya maju lewat jalur partai,” katanya.
Dia menambahkan, setelah tahapan pencalonan akan dilanjutkan ke tahapan kampanye. Rencananya kampanye berlangsung mulai 25 September hingga 23 November.
“Pemilihan akan dilaksanakan di 27 November. Mudah-mudahan semuanya dapat berjalan dengan lancar di semua tingkatan mulai dari TPS, PPS, PPK hingga KPU kabupaten,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cashless di TPR Baron Gunungkidul dinilai sukses. Sistem pembayaran non tunai akan diperluas ke lima TPR untuk mengoptimalkan PAD wisata.
25 merek beras fortifikasi ditarik dan izinnya dicabut. Mendag Budi Santoso memastikan stok beras di ritel tetap aman.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Kopaska dan Dislambair TNI AL menemukan bukti di lokasi karam KM Virgo Transport 8 untuk mendukung investigasi KNKT.
Dasco menyebut ketum parpol belum menentukan parliamentary threshold dalam RUU Pemilu. Gerindra sebelumnya menyatakan setuju PT 5%.
SMAN 1 Sentolo menjelaskan penanganan dugaan pelecehan oleh oknum satpam dan memastikan petugas tersebut dinonaktifkan mulai 17 September.