Pendamping PKH Bantul Dibebani Target Luluskan 24 KPM dari Bansos
Dinsos Bantul menargetkan setiap pendamping PKH meluluskan 24 KPM dari bansos pada 2026 untuk mempercepat pengentasan kemiskinan.
Dua ekor gajah Sumatra (Elephas maximus) dari Linggo Asri Pekalongan, Jawa Tengah berada di kandang isolasi GL Zoo, Senin (30/9/2024)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Gembira Loka (GL) Zoo kedatangan dua ekor gajah Sumatra (Elephas maximus) dari Linggo Asri Pekalongan, Jawa Tengah. Sepasang gajah bernama Deo (jantan, 30 tahun) dan Sinta (betina, 40 tahun) itu nantinya menjalani titip rawat di GL Zoo selama enam bulan.
Direktur Utama GL Zoo, KMT A Tirtodiprojo mengatakan gajah itu ia atas permintaan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Dirjen KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.
"Itu atas laporan masyarakat yang melihat bahwa gajah di sana tidak dipelihara dengan optimal dan yang di Linggo Asri juga belum mengantongi izin pemeliharaan gajah," kata pria yang biasa dipanggil Joko itu, Senin (30/9/2024).
Dijelaskan, GL Zoo akhirnya dipercaya merawat gajah itu lantaran punya fasilitas, sarana prasarana dan perawat gajah yang mumpuni. Dengan tambahan dua ekor gajah itu kini kebun binatang terbesar di DIY Jateng itu total punya 14 ekor gajah.
"Sekarang dua ekor gajah itu masih di kandang khusus. Sebelum dilepas akan diperiksa kesehatannya dan dimandikan, semoga bisa baik dan dikembalikan lagi," kata Joko.
Deo dan Sinta nantinya beradaptasi dulu di kandang isolasi. Waktunya tergantung dari kesiapan gajah tersebut sebelum dilepaskan bersama gajah koleksi GL Zoo lainnya untuk ditampilkan kepada para pengunjung. "Karena gajah ini karakteristiknya hewan yang berkelompok sehingga pasti akan digabung bersama koleksi gajah kami yang lain," ujarnya.
Joko menambahkan, selama proses titip rawat itu biaya perawatan gajah akan ditanggung oleh Pemkab Pekalongan dalam hal ini Dinas Pariwisata setempat. Biaya akan dibayar setelah proses titip rawat berjalan selama sebulan. "Kurang lebih memakan biaya Rp10 juta per ekor gajah per bulan meliputi biaya pakan, perawatan, vitamin dan sebagainya," kata dia.
BACA JUGA: Warga Diminta Tidak Takut Menyerahkan Satwa Dilindungi
Koordinator perawat gajah GL Zoo, Rohman Bagus Sejati mengaku menjemput dua ekor gajah itu pada Minggu (29/9/2024). Pihaknya sempat ragu melihat truk pengangkut gajah itu lantaran dianggap tidak sesuai dengan standar yang berlaku.
"Namun setelah gajah naik, kami coba berkendara beberapa meter ternyata gajah nyaman dan perjalanan kami lanjutkan. Sampai jam 12.30 dini hari tadi di Jogja dengan kondisi selamat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinsos Bantul menargetkan setiap pendamping PKH meluluskan 24 KPM dari bansos pada 2026 untuk mempercepat pengentasan kemiskinan.
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
BPBD Bantul telah menyalurkan 436.500 liter air bersih kepada 3.287 warga terdampak kekeringan selama musim kemarau hingga 3 Agustus 2026.
Lloyd's Market Association menyatakan kapal yang membayar tol Selat Hormuz kepada Iran berisiko kehilangan perlindungan asuransi.
Dana Brata membangun Bengkel Bebek Restorasi dari garasi kecil di Sleman. Usahanya membiayai kuliah hingga lulus sarjana dan membuka lapangan kerja.
Banyumas dan Kota Ipoh Malaysia menjajaki kerja sama pengelolaan sampah melalui pertukaran teknologi dan konsep zero waste to money.