UMKM Olahan Ikan Bantul Kesulitan Ekspor, Ini Kendala yang Dihadapi
DKP Bantul mengungkap kendala UMKM olahan ikan menembus pasar ekspor, mulai kapasitas produksi hingga rantai pasok.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA—Bawaslu DIY menyebut fenomena politik uang sekarang telah bergeser menjadi sistem non tunai untuk menyulitkan petugas dalam mendeteksi. Jika dulu politik uang dibagikan dengan memakai amplop atau kantong plastik, sekarang bergeser ke bentuk lain.
Anggota Bawaslu DIY Umi Illiyana mengatakan, perkembangan zaman yang kian canggih membuat fenomena di dunia politik pun ikut bertranformasi, termasuk fenomena politik uang. Menurutnya, hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam melakukan pengawasan.
BACA JUGA : Melawan Budaya Wani Piro Melalui Gerakan Masyarakat Anti Politik Uang
"Modusnya sekarang telah bergeser ke transaksi digital yang membuat petugas sulit mendeteksi," katanya, Rabu (2/10/2024).
Umi menyampaikan, pergeseran bentuk politik uang ini membuat penegakan hukum terhadap praktik tersebut juga menjadi lebih menantang di DIY. Sebab untuk membuktikan terjadinya politik uang dengan non tunai tentu bukan perkara mudah. "Dengan transaksi digital, proses pembuktian menjadi lebih kompleks," ujarnya.
Bawaslu memerlukan bukti materiil dan formil. Padahal dari pengalaman Pilkada sebelumnya, DIY berada di peringkat kedua tertinggi dalam Indeks Kerawanan Pemilu se-Indonesia.
Bawaslu DIY berencana meningkatkan kapasitas tim pengawasan dalam hal forensik digital untuk mengantisipasi persoalan politik uang nontunai. Mereka juga akan menjalin kerja sama dengan berbagai platform pembayaran digital untuk memantau transaksi mencurigakan selama masa Pilkada.
Umi menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam melaporkan dugaan praktik politik uang. Dengan demikian deteksi dini politik uang bisa dilakukan.
"Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak segan melaporkan jika menemui hal-hal yang mencurigakan, baik itu transaksi tunai maupun digital," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DKP Bantul mengungkap kendala UMKM olahan ikan menembus pasar ekspor, mulai kapasitas produksi hingga rantai pasok.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Senin 21 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Film Djamin Setia Selamanya mengangkat perjuangan Djamin Ginting sekaligus membawa pesan keberanian menghadapi tantangan bagi generasi kini.
Jadwal SIM Sleman Senin 21 September 2026 di MPP Sleman, lengkap dengan lokasi layanan, jam operasional, syarat perpanjangan SIM A dan C.
Sekitar 180 komunitas motorsport Jogja mengikuti Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 melalui konvoi dan Watch Party AustrianGP.