Persiapan Paskah, Gereja Kotabaru Disterilisasi
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Poster lomba Hantaru 2023 yang diinisiasi oleh Dispertaru Kota Jogja - Instagram Dispertaru Kota Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Kota Jogja memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (Hantaru) yang jatuh pada 24 September. Berbagai kegiatan lomba digelar untuk memeriahkan peringatan Hantaru di Kota Jogja.
Kabid Tata Ruang Dispertaru Kota Jogja, Pamungkas menuturkan kali ini pihaknya mengusung tema Hijau Kampungku, Lestari Jogjaku. Tema ini diambil mengingat pentingnya peran kampung dalam penataan kota.
Menurut Pamungkas, strategi pemantapan dan pengembangan hierarki sistem perkotaan dalam rencana tata ruang wilayah Kota Jogja dilaksanakan dengan memperkuat citra kawasan pada skala kota sampai skala kampung. Terutama pada kampung bersejarah sebagai cikal bakal berkembangnya daerah.
Lomba ini ditujukan untuk mengajak masyarakat, pelajar, dan komunitas di Kota Jogja agar berpartisipasi aktif dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan kota dengan kelestarian lingkungan.
"Wilayah Kota Jogja terbentuk berdasarkan kampung-kampung. Kampung ini mempunyai karakteristik berbeda-beda. Untuk itu kami menyelipkan tema Hijau Kampungku," ujar Pamungkas di Balai Kota Jogja, Rabu (9/10/2024).
Pamungkas mengatakan pihaknya akan menggelar berbagai lomba. Diantaranya adalah lomba penulisan esai, lomba desain poster, lomba video reels, hingga lomba desain kawasan kampung.
Dia menjelaskan lomba ini menyasar pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Peserta juga tak dibatasi asal daerah ataupun domisili.
Pamungkas menuturkan periode pendaftaran dan pengumpulan karya dilaksanakan pada 4 September hingga 25 Oktober 2024. Lalu, penjurian karya akan dilakukan pada 26 Oktober hingga 1 November 2024. Sementara pemenang akan diumumkan pada November 2024.
Dispertaru Kota Jogja akan melibatkan juri dari berbagai profesional. Di sisi lain, Dispertaru juga turut menyiapkan sejumlah hadiah untuk total 25 orang pemenang dari masing-masing jenis lomba.
"Untuk hadiah selain ada piagam penghargaan, ada uang pembinaan. Kami ambil 5 juara, besaran tertingginya untuk juara I sebesar Rp 3 juta. Total hadiah mencapai Rp 70 juta," imbuhnya.
Pamungkas menuturkan puncak acara Hantaru ada pertengahan November. Masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam lomba dengan melakukan pendaftaran melalui laman https://bit.ly/PendaftaranHantaru2024.
Dia berharap kegiatan ini dapat mengasah ketrampilan dan kreativitas generasi muda serta masyarakat umum.
"Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan inovasi dalam penataan ruang hijau di kampung-kampung yang menjadi bagian dari identitas khas Kota Jogja.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.