Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta per Bulan, Ini Aturannya
Gaji Wantimpres ditetapkan Rp76,5 juta per bulan. Selain hak keuangan, anggota Wantimpres mendapat fasilitas sesuai ketentuan bagi menteri.
Refleksi Satu Tahun Hasto dan Wawan yang digelar di Taman Budaya Embung Giwangan, Senin (30/3/2026)/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA—Setahun kepemimpinan Wali Kota Hasto Wardoyo dan Wakil Wali Kota Wawan Harmawan ditandai dengan pemberian apresiasi kepada para penggerak perubahan di masyarakat. Pengamat sosial dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Ari Sujito, menilai langkah ini sebagai strategi cerdas untuk melakukan rekonstruksi sosial di Kota Jogja.
“Ide besar adalah rekonstruksi sosial Jogja agar aman, nyaman, dan bergerak tanpa ada ketakutan. Dengan mengakui dan memberi penghargaan terhadap keberadaan Jumilah, saya melihat kontribusi ini menggandakan ide besar tersebut,” ujar Ari Sujito, di Taman Budaya Embung Giwangan, Senin (30/3/2026).
Penghargaan diberikan kepada berbagai elemen masyarakat yang menjadi ujung tombak perubahan. Deretan penerima meliputi Bank Sampah Sekararum, komunitas Jumilah, serta Srikandi Pilah. Tak hanya itu, kelompok Pemuda Inovator Lingkungan, Jawara Mas Jos, dan Pionir Sadar Sungai juga mendapat apresiasi.
Di sektor lain, perhatian pemerintah juga mengalir kepada pegiat pendidikan, kader kesehatan, dan pelaku UMKM yang terus berinovasi demi kemajuan kota. Menurut Ari Sujito, pengakuan ini bukan sekadar simbolis, tetapi bagian dari upaya membangun Yogyakarta yang inklusif.
“Saat ini dibutuhkan kolaborasi. Pengakuan terhadap gerakan warga adalah bagian nyata dari partisipasi,” tambah Ari.
Menuju Peradaban Baru Jogja
Refleksi setahun pemerintahan Hasto-Wawan menjadi pijakan untuk bergerak lebih konsisten. Semangat noto urip bareng yang diwujudkan melalui keterlibatan aktif warga diyakini mampu membawa Yogyakarta menuju tatanan yang lebih tertib, bersih, dan manusiawi.
Hasto Wardoyo mengakui bahwa pembangunan kota mungkin belum sempurna, tetapi menekankan pentingnya “terus berlatih baik” untuk masa depan Yogyakarta.
“Perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama,” tegas Hasto. Konsistensi dalam mengawal gerakan masyarakat diharapkan menjadi kunci sukses program strategis Pemkot Jogja ke depan.
Dengan pemberian penghargaan ini, Hasto-Wawan menunjukkan bahwa pembangunan kota tak hanya soal infrastruktur, tetapi juga penguatan partisipasi warga untuk menciptakan peradaban baru Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gaji Wantimpres ditetapkan Rp76,5 juta per bulan. Selain hak keuangan, anggota Wantimpres mendapat fasilitas sesuai ketentuan bagi menteri.
Hari Kretek Nasional 2026 diwarnai konsolidasi 15 komunitas yang menghasilkan enam tuntutan terkait regulasi industri kretek.
Kemkomdigi membuka kanal pengaduan kuota internet melalui 159 dan meminta operator memenuhi perlindungan sisa kuota sesuai putusan MK.
Pabrik es KNMP Poncosari Bantul belum optimal karena harga jual dan persaingan es balok, ditambah minimnya hasil tangkapan nelayan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.
Sofyan/Akbar meraih perak voli pantai Asian Games 2026. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 10 perak, 23 perunggu.