Dukung Investasi, Bupati Sleman Hadiri Pembukaan Haraku Ramen
Haraku Ramen resmi hadir di Pakuwon Mall Jogja. Bupati Sleman Harda Kiswaya menyebut investasi baru ini mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Logo Bawaslu Kota Jogja./ Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Jogja menyatakan laporan dugaan pelanggaran netralitas seorang ASN dan penggunaan tempat ibadah untuk kampanye Pilkada 2024 di wilayah ini belum memenuhi syarat formil dan materiil.
"Setelah kami melakukan penelusuran dan analisis awal dapat dinyatakan bahwa kedua temuan ini tidak memenuhi syarat formal-materiil sehingga tidak dapat kami register menjadi temuan," kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Yogyakarta Jantan Putra Bangsa dalam keterangannya di Yogyakarta, Jumat.
Menurut Jantan, informasi terkait dugaan dua pelanggaran itu diterima setelah dua pekan pelaksanaan kampanye Pilkada 2024.
Berdasarkan hasil pengawasan, kata dia, diketahui bahwa telah terjadi dugaan kampanye di tempat ibadah di salah satu kecamatan di Kota Jogja.
Pihaknya kemudian melakukan pencegahan dengan memberikan surat imbauan sebelum dimulainya kegiatan sosialisasi oleh salah satu pasangan calon (paslon) untuk tidak melakukan kampanye di tempat ibadah.
Di tempat yang berbeda, lanjut Jantan, muncul pula dugaan pelanggaran netralitas oleh salah satu ASN.
"Dari hasil pengawasan, ASN tersebut hadir dalam kegiatan pertemuan salah satu paslon dengan salah satu organisasi," ujar dia.
Namun dari hasil penelusuran, dugaan pelanggaran itu dinyatakan tidak terbukti karena tidak ditemukan proses kegiatan kampanye dalam kegiatan tersebut.
Tidak ditemukan pula proses pendekatan ASN terhadap salah satu paslon.
"Tidak ditemukan unsur kesengajaan dari ASN tersebut terkait dengan keberadaannya yang membawa kendaraan dinas untuk hadir dalam pertemuan tersebut," jelas Jantan.
Karena itu, ia mengimbau seluruh paslon maupun tim pemenangan masing-masing menghindari dan tidak melakukan kegiatan yang mengarah kampanye di tempat yang dilarang, salah satunya di tempat ibadah. "Ada sanksi pidana yang mengaturnya," ucap dia.
Dia juga meminta seluruh ASN di wilayah Kota Yogyakarta menahan diri terlibat secara aktif pada tahapan kampanye pemilihan calon Wali Kota Yogyakarta.
"Bawaslu Kota Yogyakarta berkomitmen melakukan pencegahan dan pengawasan dalam mengawal proses pelaksanaan tahapan kampanye agar dapat berjalan tanpa adanya pelanggaran," tutur Jantan Putra Bangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Haraku Ramen resmi hadir di Pakuwon Mall Jogja. Bupati Sleman Harda Kiswaya menyebut investasi baru ini mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Bos Pramac Yamaha Paolo Campinoti menilai MotoGP tidak bisa sepenuhnya meniru Formula 1. Menurutnya, kemampuan F1 menembus pasar premium menjadi hal yang sulit
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 4 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 4 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Alibaba resmi meluncurkan Qwen3.8-Max, model AI 2,4 triliun parameter dengan kemampuan coding otonom, multimodal, dan context window 1 juta token.
Forbes memperbarui daftar orang terkaya dunia per 3 Agustus 2026. Elon Musk masih memimpin dengan kekayaan Rp12.416 triliun, diikuti Larry Page dan Jeff Bezos.