99 Bakal Calon Ikuti Pilur Gunungkidul, 3 Kalurahan Seleksi Tambahan
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.
Sejumlah warga terlihat mengambil beras bantuan dari Pemerintah seberat sepuluh kilogram di Balai Kalurahan Margokaton, Seyegan. Kamis (10/10/2024)./ Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman menargetkan penyaluran bantuan sosial (Bansos) beras yang disalurkan Oktober ini bisa selesai tepat waktu. Total penerima bantuan mencapai 91.475 keluarga penerima manfaat.
Pejabat Sementara Bupati Sleman, Kusno Wibowo mengatakan, warga kurang mampu di Bumi Sembada kembali mendapatkan bansos beras yang disalurkan di Oktober 2024. Bantuan sudah mulai disalurkan dan diharapkan pelaksanaan bisa selesai tepat waktu.
“Bantuan diberikan untuk Oktober. Mudah-mudahan hingga akhir bulan ini, seluruh penerima manfaat sudah mendapatkan jatah bantuannya,” kata Kusno, Minggu (13/10/2024).
Dia menjelaskan, bantuan beras yang diberikan sebanyak sepuluh kilogram untuk satu keluarga. Total penerima bantuan di Kabupaten Sleman sebanyakk 91.475 keluarga penerima manfaat.
“Sebelum ada penyaluran sudah ada verifikasi dan validasi data calon penerima. Langkah ini sebagai upaya memastikan bantuan bisa tersalurkan secara tepat sasaran,” katanya.
Selain itu, Kusno juga mengaku akan terus melakukan monitoring sehingga penyaluran tidak hanya tepat sasaran, tapi juga tepat waktu alias tidak ada kemoloran dari jadwal yang sudah direncanakan. Menurut dia, secara pribadi sudah melakukan monitoring penyaluran bantuan di Kalurahan Margokaton, Seyegan beberapa hari lalu.
BACA JUGA: Bansos Beras Disalurkan Lagi, Ini Perkiraaan Jumlah Penerima di Sleman
“Berasnya kualitas medium dan penyaluran berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan di kalurahan lain juga berlangsung dengan lancar sehingga bantuan dapat memberikan manfaat bagi penerimanya,” katanya.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setda Sleman, Suparmono mengatakan, penyaluran bansos beras ini merupakan tindaklanjut dari program yang dicanangkan Pemerintah Pusat. Tambahan bantuan beras ini sudah berlangsung sejak Agustus hingga Desember untuk tiga kali penyaluran.
Menurut dia, penyaluran di Oktober ini merupakan yang kedua kalinya. Sedangkan bantuan beras ketiga diberikan pada Desember 2024 mendatang.
“Ada tiga kali penyaluran, yakni Agustus, Oktober dan Desember. Untuk bantuan yang diberikan seberat sepuluh kilogram per keluarga di setiap kali penyaluran,” kata Pram, sapaan akrabnya.
Menurut dia, data penerima bantuan berasal dari Pemerintah Pusat dengan jumlah 91.475 keluarga penerima manfaat. “Sudah ada datanya, tapi kami harus melakukan verifikasi dan validasi terhadap calon penerima agar bantuan bisa tepat sasaran,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.
Samsung One UI 9 menerapkan aturan baru. Salah memasukkan PIN, pola, atau password hingga 13 kali dapat membuat HP Galaxy terkunci dan harus factory reset.
Formula 1 resmi kembali ke Sepang. Malaysia akan menjadi tuan rumah GP Bahrain 2026 pada 2–4 Oktober setelah balapan dipindahkan dari Timur Tengah.
Joshua Baker ikut menjadi sorotan setelah Mitchell Baker bersinar bersama Timnas Indonesia. Simak profil, keturunan Indonesia, dan perjalanan karier adik Mitche
Nepal perketat syarat pendakian Everest: wajib pengalaman mendaki gunung di Nepal dan sertifikat medis. Simak usulan aturan baru dalam RUU Pariwisata!
China mulai produksi massal mesin litografi DUV sendiri untuk chip canggih. Ini langkah mandiri di tengah pembatasan ekspor AS dan Eropa.