Kecelakaan KA Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi, Masinis Jadi Tersangka
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Pedagang Teras Malioboro 1 difasilitasi Temu Bisnis dengan berbagai produsen pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Hotel Grage, Malioboro Jogja, Selasa (15/10/2024). Kegiatan tersebut untuk meningkatkan variasi produk yang dijual di Teras Malioboro 1. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Pedagang Teras Malioboro 1 difasilitasi Temu Bisnis dengan berbagai produsen pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Hotel Grage, Malioboro Jogja, Selasa (15/10/2024). Kegiatan tersebut untuk meningkatkan variasi produk yang dijual di Teras Malioboro 1.
Kepala UPT Balai Layanan Bisnis UMKM, Dinas Koperasi UKM DIY Hellen Phornica mengatakan kegiatan itu mempertemukan antara pedagang dengan kelompok UKM dengan produk yang belum ditemukan di Teras Malioboro 1. Melalui pertemuan tersebut diharapkan terjadi saling komunikasi hingga terjalin kesepakatan saling menguntungkan dari kedua belah pihak.
BACA JUGA : Pemda DIY Pastikan Dampingi Pedagang Teras Malioboro Kembangkan Usahanya
"Tenan [pedagang] yang mengikuti ini teah melalui tahapan, ada 16 angkatan. mereka sudah diajak ke tempat usaha produksi ke tempat UKM yang kebetulan merupakan binaan Dinas Koperasi UKM DIY," katanya.
Ia memastikan produk UKM tersebut cocok dan belum ditemukan di Teras Malioboro 1. Dengan demikian ke depan variasi produk yang dijual di Teras Malioboro terus bertambah dan semakin banyak pilihannya bagi wisatawan.
"Jangan sampai produknya sama dengan saat masih di selasar dulu, itu-itu saja. Tentu UKM yang kami ajak ini produknya tidak ada yang dijual di Teras Malioboro. Harapannya bisa terjadi kesepakatan, produk UKM ini bisa dijual oleh tenant," ucapnya.
Adapun UKM tersebut menghasilan produk berupa kerajinan dan fesyen. Hellen mencontohkan khusus untuk fesyen dipastikan merupakan produk yang berbeda dengan fesyen yang selama ini dijual pedagang. Begitu juga dengan produk kerajinan yang lebih kekinian dengan menyesuaikan tren permintaan konsumen.
"Karena UKM ini juga telah melalui proses kurasi. Selain itu UKM ini memproduksi secara mandiri atau langsung produsen pertama, sehing soal harga bisa dinegoisasi untuk saling menguntungkan baik pedagang maupun UKM produsennya," ujarnya.
BACA JUGA : Sambut Akhir Tahun, Festival Oleh-Oleh Digelar di Teras Malioboro 1
Hellen menegaskan kegiatan semata-mata digelar agar memberikan manfaat kepada para pedagang dan penjualannya bisa terus meningkat melalui variasi produk. "Sehingga keberadaan Teras Malioboro ini bisa memberikan dampak kesejahteraan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.