Pengelolaan Sampah Gunungketur Jogja Diperkuat Lewat 9 Bank Sampah
Sembilan bank sampah aktif tersebar di setiap RW Gunungketur, Pakualaman, untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
-
Harianjogja.com, BANTUL—Pelaksanaan program Kampus Merdeka dinilai perlu dievaluasi.
Guru Besar Bidang Ilmu Psikologi Pendidikan Islam UMY, Prof. Suciati menilai penerapan kebijakan kampus merdeka dengan memberi kesempatan pada mahasiswa untuk magang mandiri dan mengikuti program kampus mengajar perlu dievaluasi.
Menurutnya, penerapan kedua program tersebut perlu disesuaikan dengan pembelajaran yang telah ditempuh mahasiswa di perkuliahan. "Kurikulum merdeka [kampus merdeka] itu sudah baik, tetapi harus disesuaikan," katanya, Jumat (18/10/2024).
Suciati menilai, penerapan magang mandiri dengan mengonversi durasi magang yang dilakukan mahasiswa dengan SKS yang ada di bangku perkuliahan tidak imbang.
Menurutnya, ada beberapa pembelajaran di tempat magang yang tidak sesuai dengan pembelajaran yang harus ditempuh mahasiswa di perkuliahan. Sehingga mahasiswa yang mengikuti magang tidak serta merta dianggap telah menempuh beberapa SKS.
"Mereka [mahasiswa magang mandiri] mencari pembelajaran di luar sekolah, itu sulit bagi kami karena seharusnya [mahasiswa] mendapatkan kognisi [pembelajaran di perkuliahan sesuai SKS]. Itu perlu dievaluasi lagi kurikulum merdeka [kampus merdeka]," ujar Suciati.
Selain itu, menurutnya, dalam kampus mengajar, beberapa mahasiswa diminta mengajar mata pelajaran yang tidak linier dengan jurusannya. Suciati mencontohkan salah satu mahasiswa jurusan komunikasi di kampusnya yang sempat mengikuti program kampus mengajar. Mahasiswa tersebut diminta mengajar matematika dan olahraga. Menurutnya, penerapan program tersebut tidak tepat.
"Hubungan [pelajaran yang diajar dalam kampus mengajar] dengan prodi kan harus cocok, tetapi bagaimana kalau sangat tidak cocok [prodi yang ada dengan mata pelajaran yang diajarkan dalam kampus mengajar]. Kan itu tidak selalu cocok," ucapnya.
Dia mengakui, tujuan kampus merdeka adalah untuk memerdekakan mahasiswa dalam menempuh pendidikan. Dia juga menilai tujuan penerapan kampus merdeka untuk mengasah karakter mahasiswa. Namun menurutnya, penerapan program tersebut masih perlu dievaluasi apabila dilanjutkan di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sembilan bank sampah aktif tersebar di setiap RW Gunungketur, Pakualaman, untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.