Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Hujan deras - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Wilayah Kota Jogja telah memasuki musim pehujan pada dasarian tiga Oktober ini. Pengendara di Kota Jogja pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan karena risiko bahaya meningkat di musim hujan.
Kepala Bidang Angkutan Jalan dan Keselamatan Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja, Hary Purwanto, menjelaskan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.
"Hujan disertai angin kencang yang berpotensi terjadi di Kota Jogja selain mengakibatkan jalanan licin, juga berpotensi adanya pohon tumbang di jalanan. Untuk itu perlu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan," ujarnya, Senin (21/10/2024).
Ia meminta masyarakat agar mengurangi kecepatan saat berkendara, hal tersebut juga untuk meminimalisislr risiko terjadinya kecelakaan di jalan.
"Harus menyesuaikan kecepatan kendaraan sesuai dengan kondisi cuaca dan jalan. Perhatikan rambu-rambu lalu lintas, tetap berkendara dengan penuh hati-hati,” katanya.
Pengendara juga perlu menghindari genangan air agar terhindar dari aquaplaning atau suatu kondisi kendaraan hilang kendali yang disebabkan oleh genangan air. “Untuk roda dua, selalu gunakan helm serta memilih alas kaki yang tidak licin," katanya.
BACA JUGA: Menjabat Sekretaris Kabinet, Mayor Teddy Tidak Perlu Pensiun dari TNI
Beberapa titik-titik rawan di Kota Jogja ketika musim hujan diantaranya di Jalan Veteran, Jalan Gejayan, Jalan Batikan, Jalan Sukonandi, Jalan Kusumanegara, dan Kawasan Kotabaru. Jalan dan kawasan tersebut dinilai rawan karena terdapat banyak pepohonan besar.
Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama selama musim hujan. Untuk itu pihaknya pun terus meningkatkan pengawasan di lokasi-lokasi yang dianggap rawan tersebut.
"Kami dari Dishub selalu memantau menggunakan kamera CCTV, kami juga akan mengerahkan petugas jika memang diperlukan," ujarnya.
Selain itu untuk menekan jumlah angka kecelakaan di jalan, Dishub Kota Jogja rutin menggelar sosialisasi keselamatan kepada masyarakat. "Kami secara rutin memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
AQUA resmi bubar setelah 30 tahun berkarier, menutup era musik pop dunia dengan warisan lagu “Barbie Girl”.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendekatkan sarana pelayanan kepada masyarakat luas.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.