Mantan Masih Bisa Mengintai, Ini Cara Aman Putus Digital
Kaspersky mengingatkan pentingnya melakukan putus digital setelah hubungan berakhir. Simak langkah-langkah melindungi akun, data pribadi, dan privasi dari akses
Proses evakuasi korban dalam kecelakaan yang melibatkan 3 truk di Jalan Jogja-Wates, tepatnya di Dusun Kalakan, Argorejo, Sedayu, Bantul, Jumat (18/10/2024). - Ist - Polres bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul menyatakan sopir truk yang mengangkut air mineral, yakni T, warga Subang, Jawa Barat mengantuk saat peristiwa kecelakaan yang melibatkan empat truk di Jalan Wates, KM 13, Argosari, Sedayu, Bantul, Jumat (18/10/2024) lalu.
Meski demikian, sampai saat ini, polisi belum menetapkan T sebagai tersangka atas peristiwa tragis yang membuat dua orang meninggal dunia.
"Saat ini sopir truk masih ada di sekitar Mapolres Bantul. Meskipun statusnya belum dijadikan tersangka dan belum ditahan," kata Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Selasa (22/10/2024) di Mapolres Bantul.
Meski demikian, kata Jeffry, berdasarkan pengakuan dari T, kecelakaan tersebut terjadi lantaran T mengantuk saat berkendara.
"Pengakuan sopir air mineral mengantuk saat berkendara," tandas Jeffry.
Untuk memastikan lebih lanjut, maka Polres Bantul akan segera menggelar gelar perkara terkait kasus tersebut.
"Kami akan gelar perkara dulu. Saat ini kamis udah memeriksa tiga orang saksi. Sedangkan hari ini kami juga melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi. Dua saksi tersebut adalah pengemudi dan kenek truk pasir," katanya.
Sebagaimana diketahui, dua orang meninggal dunia pada peristiwa kecelakaan yang melibatkan empat truk di Jalan Wates Km.13, Argosari, Sedayu, Bantul, Jumat (18/10/2024).
Menurut Jeffry, kecelakaan berawal saat truk pengangkut air mineral banting setir ke kiri untuk menghindari kendaraan dari lawan arah. Alhasil, truk tersebut menghantam truk pasir yang melaju beriringan. Akibatnya, tiga orang mengalami luka-luka dan 2 meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kaspersky mengingatkan pentingnya melakukan putus digital setelah hubungan berakhir. Simak langkah-langkah melindungi akun, data pribadi, dan privasi dari akses
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk Lurah Sidomulyo, Hariyadi
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.