Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Wakil Ketua DPRD Sleman, Ani Martanti./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Anggota Fraksi PKB, Ani Martanti mencatatkan sejarah baru sebagai perempuan pertama yang duduk di kursi Pimpinan DPRD Sleman. Prosesi pelantikan berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD, Selasa (22/10/2024).
“Jadi ini luar biasa sekali momen ini. Pertama kali, perempuan masuk ke jaringan pimpinan DPRD Sleman. Alhamdulillah di posisi wakil ketua I,” kata Ani Martani kepada wartawan seusai pelantikan Pimpinan DPRD Sleman, Selasa siang.
Menurut dia, dengan ditunjuk dirinya sebagai Wakil Ketua DPRD menunjukan di tubuh wakil rakyat Sleman sudah mulai bergerak mengakomodir keterlibatan perempuan. “Ini penting sekali karena saya ingin jadi role mode kaum perempuan bahwa bisa di politik dan tidak hanya sebagai pelengkap,” ungkapnya.
Di berjanji akan memperkuat pengarustamaan gender dan memberikan akomodasi yang lebih terhadap kegiatan-kegiatan kaum perempuan. “Harapannya di kondisi politik yang dinamis dan banyak dikuasai kaum laki-laki bisa memberikan sentuhan keibuan. Penuh kasih sayang, memberikan suasna baru khususnya untuk mencerdaskan perempuan,” katanya.
Meski terpilih dari partai politik, tetapi dia menegaskan dirinya tidak hanya mewakili parpol, tetapi akan berusaha semaksimal mungkin memperjuankan semua suara rakyat sleman. “Saya ingin DPRD bisa lebih homey atau menjadi rumah kita bersama yang nyaman,” katanya.
BACA JUGA: Dilantik Pekan Depan, Ini Merek Mobil Dinas yang Dipakai Pimpinan DPRD Sleman
Ia menekankan, apa yang diraih harus melalui perjalanan panjang untuk sampai di titik ini. Ani Martanti berharap bisa memberikan aspirasi karena setiap perempuan memiliki kesempatan sama. “Harus mampu dan mau sehingga bisa jadi panutan. Yang jelas, kalau benar katakana benar dan kalau salah juga katakana salah,” katanya.
Sekretaris DPRD Sleman, Muhammad Aji Wibowo mengatakan, terpilihanya Ani Martanti sebagai Wakil Ketua DPRD Sleman dikarenakan partainya, PKB menjadi empat parpol peraih suara terbanyak di Pemilu 2024. Adapun penunjukan mengacu pada usulan dari PKB mengacu pada surat DPC No:1110/DPC-24.04/01/IX/2024 tentang Pengantar SK Pimpinan DPRD Sleman tertanggal 3 September 2024.
Di surat ini dijelaskan bahwa Ani Martanti ditetapkan DPP PKB sebagai calon wakil ketua DPRD. Adapun untuk dua wakil ketua adalah Hasto Karyantoro dari PKS dan Sukaptana dari Gerindra, sedangkan Ketua DPRD dijabat Gustan Ganda dari PDI Perjuangan. “SK Gubernur tentang penetapan Pimpinan DPRD Sleman sudah turun Jumat [18/10/2024] dan juga sudah dilaksanakan pelantikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.
Defisit APBN April 2026 turun ke Rp164,4 triliun, keseimbangan primer kembali surplus Rp28 triliun.