Jogja Tuan Rumah Kongres HIMPSI 2026, Ini Agendanya
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Contoh menu makan siang bergizi gratis. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah bersiap untuk mengimplementasikan program makan bergizi gratis yang digagas Pemerintah Pusat.
Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan program ini di daerah.
“Secara umum, kami belum memiliki juknis yang jelas mengenai program makan bergizi gratis ini. Kami baru melakukan rapat internal untuk membahas persiapan awal. Jadi, baik dari segi persiapan, pendanaan, maupun mekanisme pelaksanaannya, kami masih menunggu arahan lebih lanjut dari pusat,” ujar Didik, Senin (28/10/2024).
Didik menjelaskan bahwa saat ini program makan bergizi gratis masih dalam tahap uji coba di beberapa daerah, seperti Jakarta. Hasil dari uji coba tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Pusat dalam menyusun kebijakan yang lebih luas terkait program ini.
“Di DIY sendiri, beberapa sekolah swasta telah melakukan uji coba program makan bergizi gratis bekerja sama dengan perguruan tinggi. Namun, jumlah sekolah yang terlibat masih sangat terbatas,” katanya.
Lebih lanjut, Didik menyampaikan bahwa Disdikpora DIY saat ini tengah mengumpulkan data-data yang diperlukan untuk persiapan program ini, seperti jumlah siswa, serta peta lokasi sekolah di masing-masing kabupaten/kota.
BACA JUGA: Tiga Ribu Lebih Pengendara Melanggar Aturan Lalu Lintas Saat Operasi Zebra di Bantul
“Kami belum memutuskan apakah nantinya program ini akan menggunakan model dapur umum atau mekanisme lainnya. Selain itu, sumber pendanaan juga masih belum jelas. Apakah akan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah pusat atau ada kontribusi dari pemerintah daerah, kami masih menunggu kepastian,” terang Didik.
Didik menambahkan bahwa APBD DIY tahun 2025 sudah disahkan, sehingga jika ada tambahan anggaran untuk program makan bergizi gratis, maka harus melalui mekanisme perubahan anggaran.
“Program makan bergizi gratis ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kami berharap program ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi murid sekolah,” kata Didik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.