Penemuan 11 Bayi di Pakem Jadi Alarm Pengawasan
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Ilustrasi pengaspalam jalan. - Antara/Hery Sidik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pembangunan jalan baru atau normalisasi Tanjakan Clongop dengan memangkas Bukit Clongop, Kalurahan Watugajah, Gedangsari, Gunungkidul hampir rampung. Saat ini, pelaksana jalan telah mengaspal 1,5 kilometer (km) jalan tersebut.
Manajer Jalan PT Suradi Sejahtera Raya (SSR), Apri Novianto mengatakan proses pengaspalan telah dilakukan sejak akhir September 2024. Ada tiga titik yang saat ini masih diaspal, yaitu bagian atas, bawah, dan tengah. Persisnya, pengaspalan dilakukan di STA 0, STA 500 dan 1.000, lalu STA 2.500.
BACA JUGA: Didukung Tokoracing.com, Dragnight Competition Diikuti Peserta Se-Pulau Jawa
“Pengaspalan memang tidak barengan, kami lakukan secara bertahap. Kalau ditotal ya sudah 1,5 kilometeran,” kata Apri dihubungi, Senin, (28/10/2024).
Apri menambahkan ruas jalan sepanjang 2,5 kilometer tersebut dibangun memang tanpa pelapis membrane. PT SSR langsung melakukan agregrat di atas badan jalan yang berupa tanah lalu melapisinya dengan aspal.
PT SSR juga sedang melakukan cor bahu jalan. Cor ini akan memperkuat badan jalan dan menjadi bahu jalan yang dapat digunakan kendaraan untuk menepi. Selain itu, pekerjaan juga dilakukan terhadap tebing bukit yang telah dikepras dengan shotcrete. Shotcrete ini akan memperkuat tebing agar mencegah terjadinya longsor utamanya jika hujan turun. Hanya, tidak semua tebing mendapat shotcrete.
Saat ini, jalan pengganti ruas Hargomulyo – Watugajah tersebut masih ditutup. Pengerjaan akan selesai sekitar awal Desember 2024. Setelah itu, PT SSR akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) untuk membuka akses jalan tersebut.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan normalisasi Tanjakan Clongop akan memberi dampak signifikan terhadap mobilitas kendaraan antarwilayah.
Menurut dia, tanjakan yang sebelumnya curam dan menjadi landau akan meningkatkan keamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas.
“Jalur utara tentunya semakin mempermudah pengendara. Selain jalan, nantinya fasilitas jalan seperti penerangan jalan umum dan rambu tentunya juga dilengkapi,” kata Bayu.
Disinggung ihwal kemungkinan optimalisasi akses jalan guna menyambut libur akhir tahun 2024, Bayu mengaku Dishub harus melaksanakan uji coba dan kajian lalu lintas terhadap hasil pembangunan jalan tersebut.
“Kajian itu nanti berkisar pada apakah bisa menjadi prioritas jalur dan jenis kendaraan apa saja yang direkomendasi bisa melalui jalan itu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.