Pasar Sentul dan Terban Sepi, Dewan Minta Intervensi Pemkot Jogja
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot segera menghidupkan Pasar Sentul dan Terban yang masih sepi melalui strategi pengelolaan dan penataan pasar.
Ilustrasi lampu penerangan jalan umum (IST/Freepik)\r\n
Harianjogja.com, BANTUL–Makam Raja-raja di Imogiri merupakan bagian dari satuan ruang strategis yang ada di Bantul. Pada tahun depan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan mendapat alokasi anggaran untuk tambahan lampu jalan umum (LPJU) di lokasi tersebut.
Kepala Bidang Perlengkapan Jalan Dinas Perhubungan Bantul, Agus Sutomo menyampaikan, tahun depan Pemkab Bantul akan mendapat alokasi anggaran untuk pengadaan LPJU mencapai Rp750 juta dari Dana Keistimewaan (Danais).
"Ada aturan terkait sumbu filosofi satuan ruang strategis [SRS], sehingga kami mendapatkan beberapa titik [LPJU]," katanya, Senin (28/10/2024).
Dia menuturkan, nantinya alokasi anggaran tersebut akan digunakan untuk pengadaan LPJU di wilayah Makam Raja-raja Imogiri, Kalurahan Wukirsari, dan SMAN 1 Imogiri.
Meski begitu, Agus menyebut masih ada wilayah lain yang termasuk SRS Pemda DIY yang membutuhkan tambahan LPJU. Namun, menurut Agus, pihaknya belum dapat memastikan alokasi anggaran yang akan didapat untuk pengadaan LPJU di sana.
"Rencana seperti itu [tambahan LPJU di Panggung Krapyak] hingga Parangkusumo. Itu kami prioritaskan dengan melihat anggaran Pemkab Bantul," ujarnya.
Menurut Agus, LPJU yang akan terpasang di kawasan SRS merupakan LPJU dengan ornamen khas Jogja. Untuk satu titik LPJU LED dengan daya 120 watt diperkirakan memerlukan anggaran sekitar Rp28 juta. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan LPJU di SRS masih memerlukan anggaran hingga ratusan juta.
Dia mengatakan, kebutuhan LPJU di wilayah Bantul masih mencapai ribuan hingga tahun ini. Dirinya berharap berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dapat menambah LPJU sesuai dengan kewenangannya.
Agus juga berharap tambahan LPJU mampu menekan angka kecelakaan di Bantul. "Angka kecelakaan di Bantul berkaitan dengan perlengkapan jalan yang kurang. Jalan yang rawan [kecelakaan] menjadi prioritas untuk penerangan jalan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot segera menghidupkan Pasar Sentul dan Terban yang masih sepi melalui strategi pengelolaan dan penataan pasar.
Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.
IMI menghentikan sementara drag race di lintasan non-permanen seperti jalan raya dan kompleks perumahan di seluruh Indonesia.
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Pemerintah menargetkan pembiayaan RAPBN 2027 sebesar Rp671,2 triliun, turun 8,6% dari outlook 2026 yang mencapai Rp734,3 triliun.
Imigrasi Parepare mendeportasi WN Malaysia yang overstay 101 hari melalui jalur laut dari Parepare-Nunukan menuju Tawau.