Identitas 11 Bayi di Pakem Sleman Masih Ditelusuri
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Contoh menu makan siang bergizi gratis. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul akan mengalokasikan anggaran Rp26 miliar pada APBD 2025 untuk mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis pada 2025.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono mengatakan alokasi tersebut menjadi wajib, setelah Menteri Dalam Negeri menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 15/2024 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah TA 2025.
Putro mengaku meski belum ada formulasi teknis ihwal pelaksanaan makan siang gratis dalam Permendagri itu, Pemkab tetap harus mengalokasikan anggaran. Pemkab Gunungkidul juga telah mengikuti rapat koordinasi dengan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan untuk membahas alokasi anggaran.
Dalam rakor itu, Dirjen Perbendaharaan menjelaskan pedoman alokasi anggaran mendasarkan pada pendapatan asli daerah (PAD) masing-masing kabupaten/kota. Besaran PAD tiap kabupaten/kota juga menjadi penentu besaran alokasi. “Ada kategori kelasnya, seperti kelas rendah, sedang, tinggi. Gunungkidul masuk kelas sedang. Artinya, Pemkab Gunungkidul perlu mengalokasikan 7,75 persen dari PAD. Nah, setelah kami hitung sekitar Rp26 miliar itu,” kata Putro ditemui di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Kamis (31/10/2024).
Putro menerangkan pelaksanaan program makan siang gratis tersebut akan digelar di tingkat PAUD/TK, SD, dan SMP. BKAD akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) dalam pelaksanaan program ini.
BACA JUGA: Program Makan Siang Gratis di Bantul, PT Sari Husada: Masih Dilakukan Evaluasi Internal
Lebih jauh, Putro mengaku belum ada indeks nominal makanan per anak. Begitupun petunjuk teknis juga belum ada. “Program in ikan mandat Pusat, jadi harus kami laksanakan. Kalau melihat kemampuan daerah, ya nanti kami jabarkan kebutuhannya; yang belum tuntas kami dahulukan dulu,” katanya.
Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Agus Subariyanta telah menyampaikan pihaknya masih menunggu petunjuk teknis ihwal pelaksanaan makan siang gratis tersebut.
Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul, Wahid Supriyadi mengatakan produk perikanan Gunungkidul dapat menjadi pilihan tepat untuk memasok kebutuhan ikan. “Kami masih menunggu konsep sarapan bergizi yang menggantikan makan siang gratis, sesuai dengan janji beliau [Presiden Prabowo] untuk mengutamakan sumber pangan lokal sekaligus memberdayakan warga lokal,” kata Wahid.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Nathan Tjoe-A-On membawa Willem II Tilburg promosi ke Eredivisie 2026/2027 usai menang adu penalti 5-4 atas FC Volendam.
Prakiraan cuaca DIY Minggu 24 Mei 2026 didominasi hujan ringan di Jogja, Sleman, Bantul, dan Kulon Progo.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Xpress Minggu 24 Mei 2026 dari Jogja ke Bandara YIA beserta tarif dan jam keberangkatan terbaru.
George Russell memenangi sprint race Formula 1 GP Kanada 2026 usai duel sengit melawan Kimi Antonelli dan Lando Norris di Montreal.
Harry Kane mencetak hat-trick saat Bayern Muenchen mengalahkan Stuttgart 3-0 dan menjuarai DFB-Pokal 2025/2026 di Berlin.