Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Sekjend DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, saat menyampaikan orasi dalam agenda Safari Politik dan Rapat Konsolidasi di DPD PDIP DIY, Jumat (1/11/2024). ist/Dokumen DPD PDIP DIY
Harianjogja.com, JOGJA—Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menggelar agenda Safari Politik dan Rapat Konsolidasi di Kantor DPD PDIP DIY, Jumat (1/11/2024).
Dalam agenda ini, Hasto menyebutkan pilkada menjadi momentum masyarakat untuk mengubah konstelasi politik.
Agenda ini dihadiri ratusan pengurus maupun anggota DPD PDIP DIY, dipimpin Ketua dan Sekretaris DPD PDIP, Nuryadi serta Totok Hedi Santosa.
Sejumlah pengurus DPC PDIP dari kabupaten/kota di DIY, serta calon kepala daerah yang diusung PDIP dari seluruh DIY juga hadir dalam acara ini.
Dalam arahannya, Hasto Kristiyanto, mengatakan bagi PDIP pilkada serentak adalah sebuah wahana bagi masyarakat dalam mengevaluasi kondisi politik yang ada pasca-Pilpres 2024. “Pilkada menjadi momentum untuk mengubah peta politik nasional,” katanya.
Berdasarkan penelaahan kondisi terakhir, kata Hasto, potensi kemenangan para calon yang diusung PDIP di berbagai wilayah di Indonesia cukup tinggi. Hal ini bisa terjadi karena adanya arus balik pasca Pemilu 2024.
“Dalam politik nasional, terjadi arus balik. Karena banyak hal yang dahulu berseberangan, namun kini dipersatukan oleh sebuah perlawanan bersama terhadap kekuatan authoritarian populism,” ujarnya.
BACA JUGA: Lurah Jadi Tersangka Penambangan Tanah Kas Desa, Carik Sampang Jadi Plt
Hasto juga menyampaikan Jogja punya aspek historis kuat dengan PDIP karena Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, lahir di DIY. “Jogja juga jadi bagian penting dari perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia,” katanya.
Ia mengaku, saat melapor ke Megawati sebelum safari politik ke Jogja, selain menitipkan salam, Megawati juga menyampaikan pesan khusus, yakni Jogja adalah setara dengan Jawa Tengah yang merupakan tempat penggemblengan politik Megawati.
“Artinya, muruah partai jauh lebih penting dari kepentingan orang per orang,” kata Hasto. Karena itu, seluruh mesin partai harus memastikan jalan kemenangan di pilkada di Jogja.
Ketua DPD PDIP DIY, Nuryadi, melaporkan seluruh kader partai terus bergerak untuk mengamankan suara, khususnya memperkuat kesatuan gerak partai dengan rakyat melalui gerakan kader dan sukarelawan yang sudah dibentuk.
“Semakin hari kami semakin solid. Terasa perbedaan khususnya di Kota Jogja dengan hadirnya Hasto Wardoyo, ternyata bisa merapatkan barisan PDIP yang di internal maupun simpatisan di luar partai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.