LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan hingga Januari 2027
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk simpanan rupiah dan valuta asing (valas) di perbankan
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya (dua kiri) dan Danang Maharsa (dua kanan), yang maju di Pilkada Sleman dengan nomor urut 2 ini, semakin gencar melakukan kampanye untuk menarik simpati masyarakat Sleman. - ist
SLEMAN—Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa, yang maju di Pilkada Sleman dengan nomor urut 2 ini, semakin gencar melakukan kampanye untuk menarik simpati masyarakat Sleman.
Pasangan ini didukung oleh koalisi besar dari 12 partai politik, yaitu Partai Gerindra, Partai Nasdem, Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Buruh, Partai Gelora, Partai Ummat, PDIP, PKS, PSI, PPP, dan PKB.
Dukungan kuat dari partai-partai ini menjadi modal signifikan bagi Harda dan Danang untuk bersaing dengan pasangan calon nomor urut 1. Kustini Sri Purnomo dan Sukamto, didukung oleh enam partai politik yaitu PAN, Perindo, Garuda, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), PBB dan Hanura.
Harda Kiswaya dan Danang Maharsa memiliki visi untuk menjadikan Kabupaten Sleman sebagai wilayah yang maju, adil, makmur, lestari, dan berkeadaban.
Visi tersebut diwujudkan melalui enam misi utama, termasuk peningkatan pembangunan manusia lewat pendidikan dan pelatihan, serta jaminan akses kesehatan yang merata.
BACA JUGA: DLH Kota Jogja Masih Rumuskan Mekanisme Pemungutan Retribusi Sampah di Depo
Program Unggulan Harda-Danang
Untuk mencapai visi dan misinya, pasangan Harda-Danang merancang beberapa program prioritas yang berfokus pada kebutuhan masyarakat Sleman. Berikut adalah program-program unggulan mereka:
Program ini bertujuan mengurangi kemiskinan melalui pendidikan. Anak-anak dari keluarga kurang mampu akan difasilitasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, bekerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan di Sleman dan Yogyakarta.
Menyadari permasalahan sampah yang krusial, Harda-Danang mengusung program ‘Sleman Tuntas Sampah’ untuk menyelesaikan masalah sampah dalam tahun pertama masa jabatan. Program ini akan melibatkan seluruh kalurahan untuk membentuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang fokus pada pengelolaan sampah.
Demi mewujudkan pemerintahan yang bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme, Harda-Danang akan melakukan reformasi birokrasi. Mereka berencana untuk mendelegasikan kewenangan kepada dinas terkait agar pelayanan publik lebih cepat dan efisien, termasuk dalam perizinan.
Sektor pariwisata menjadi salah satu prioritas dengan tujuan menjadikan Sleman sebagai destinasi wisata unggulan. Pasangan ini akan mengembangkan desa wisata dan melestarikan kearifan lokal, serta melibatkan generasi muda dalam promosi pariwisata Sleman.
Harda-Danang berkomitmen meningkatkan daya saing pasar tradisional agar tidak kalah dengan pasar modern. Selain perbaikan infrastruktur, program ini juga akan mengedepankan digitalisasi dengan menerapkan layanan transaksi digital seperti QRIS, untuk memudahkan pembeli dan meningkatkan layanan pedagang.
Harda-Danang juga menyiapkan program pemberdayaan perempuan agar lebih mandiri secara ekonomi, serta berupaya menekan angka kekerasan dalam rumah tangga di Kabupaten Sleman.
Dengan rangkaian program unggulan ini, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa optimistis bahwa mereka dapat membawa perubahan yang lebih baik bagi Kabupaten Sleman. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk simpanan rupiah dan valuta asing (valas) di perbankan
Link live streaming Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 tersedia di Vidio dan YouTube. Simak jadwal dan cara menontonnya.
Satoria Hotel Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-9 dengan tema “Together We 9row” melalui berbagai kegiatan kesehatan, sosial, lingkungan, dan pengembangan dir
Komite MAN 2 Bantul menjelaskan soal Rp4,2 juta yang ramai di media sosial. Nominal disebut bukan tarif wajib bagi wali murid.
Capaian CKG Kulonprogo baru 119.172 dari 459.782 sasaran. Dinkes memperluas pemeriksaan hingga Kantor Pemkab Kulonprogo.
BRI Peduli Sahabat Disabilitas 2026 kembali digelar di Makassar dengan pelatihan dan pemagangan untuk memperluas kesempatan kerja inklusif.