Pemkot Jogja Perkuat Talut di Enam Titik Sungai untuk Cegah Longsor
Pemkot Jogja menganggarkan Rp5 miliar untuk memperkuat talud di enam titik sungai guna mengantisipasi longsor dan gerusan aliran air.
Ilustrasi Perawatan Lampu Penerangan Jalan Umum/JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul mencatat wilayah Bantul masih memerlukan ribuan lampu penerangan jalan umum (LPJU). Meski begitu, pengadaan LPJU setiap tahun masih terbatas.
Kepala Bidang Perlengkapan Jalan Dishub Bantul, Agus Sutomo menyampaikan saat ini telah ada sekitar 13 ribu LPJU yang terpasang di wilayah Bantul. Meski begitu, menurut Agus, wilayah Bantul masih memerlukan ribuan LPJU.
Agus menilai ketersediaan LPJU berpengaruh pada angka kecelakaan lalu lintas di Bantul. Dia berharap dalam penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bantul 2025 ada alokasi untuk memenuhi kebutuhan LPJU tersebut. "Di lapangan, angka kecelakaan terkait dengan faktor kelengkapan jalan yang kurang," ujarnya, Rabu (6/11/2024).
Agus menuturkan tingginya kebutuhan LPJU tersebut disebabkan lantaran peralihan jalan desa menjadi jalan kabupaten. Dengan begitu, menurut Agus, kewenangan penyediaan dan pemeliharaan LPJU menjadi kewenangan Pemkab Bantul.
"Dengan beralihnya status jalan [jalan desa menjadi jalan kabupaten], kebutuhan masih banyak sekali. Untuk fasilitasi penerangan jalan dari kabupaten," katanya.
Dia menuturkan beberapa ruas jalan kabupaten yang memiliki kepadatan yang tinggi akan menjadi prioritas dalam pengadaan LPJU dengan APBD Bantul tahun depan.
Sementara untuk jalan provinsi dan jalan nasional, Agus berharap organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang memiliki kewenangan disana dapat mengambil langkah untuk menambah LPJU di sana. "Terkait kebutuhan LPJU [di jalan provinsi dan nasional], kita komunikasikan ke pihak terkait," katanya.
Sementara menurut Agus, pengadaan dan pemeliharaan LPJU dengan APBD Bantul tahun 2024 telah rampung dilakukan hingga awal November 2024. "Saat ini pengadaan, pemasangan, dan pemeliharaan LPJU sudah selesai [tahun 2024]," katanya.
Tahun ini menurutnya, Dishub Bantul menambah 600 unit LPJU dari APBD murni tahun 2024, dan 90 unit LPJU dalam APBD perubahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menganggarkan Rp5 miliar untuk memperkuat talud di enam titik sungai guna mengantisipasi longsor dan gerusan aliran air.
Danantara membuka pendaftaran Lenders Panel untuk pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga 28 Juli 2026.
Dinsos Bantul memperkuat pengawasan dan pembinaan anak jalanan untuk mencegah eksploitasi anak di sejumlah titik rawan.
Pemerintah menyiapkan akses tol untuk Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang guna mendukung manufaktur kendaraan listrik nasional.
BI dan pemerintah memperkuat GPIPS untuk mengendalikan inflasi pangan dan mengantisipasi dampak El Nino di berbagai wilayah Indonesia.
PGRI menyampaikan persoalan kekurangan guru di DIY hingga pengangkatan guru honorer saat audiensi dengan Wakil Gubernur DIY.