Jalan Plono-Nglinggo Diperbaiki, Pemkab Butuh Anggaran Rp54,9 Miliar
Jalan Plono-Nglinggo Kulonprogo rusak parah dan jadi akses wisata. Pemkab mengajukan anggaran Inpres 2026 sebesar Rp54,95 miliar.
Wisatawan menikmati panorama di Desa Wisata Nglinggo yang berada di Dusun Nglinggo, Pagerharjo, Samigaluh, Kulonprogo./IG @bernadettakrizma
Harianjogja.com, KULONPROGO— Pemerintah Kabupaten Kulonprogo bersama Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BOB) memastikan terus mengawal kelanjutan pembangunan Jalan Plono-Nglinggo di Kapanewon Samigaluh. Dari total panjang 3,47 kilometer, saat ini masih tersisa 2,47 kilometer yang belum terbangun.
Tahap pertama pembangunan jalan strategis tersebut sepanjang 1 kilometer telah rampung dikerjakan. Pemkab Kulonprogo dan BOB kini berupaya memastikan anggaran untuk melanjutkan sisa pembangunan dapat diperoleh dari pemerintah daerah hingga pemerintah pusat.
Pelaksana tugas Direktur Utama BOB, Yusuf Hartanto, mengatakan Jalan Plono-Nglinggo memiliki posisi penting dalam pengembangan pariwisata Perbukitan Menoreh. Khususnya, akses tersebut berkaitan dengan pengembangan kawasan Nglinggo Barat, Nglinggo Timur, dan Samigaluh secara umum.
"Akses ini adalah kunci. Jika jalannya terbangun dengan baik, pariwisata Kulonprogo pasti melonjak dan dampaknya langsung dirasakan pada peningkatan ekonomi warga. Kami bersinergi dengan Kementerian PUPR, Kementerian Pariwisata, Bappenas, dan Kementerian Keuangan untuk mengawal proyek ini," ujarnya kepada wartawan, Rabu (26/8/2026).
Sisa 2,47 Kilometer Masih Dikawal
Setelah bagian pertama selesai, pekerjaan Jalan Plono-Nglinggo masih menyisakan 2,47 kilometer. Pemkab Kulonprogo dan BOB terus menggalang dukungan dari tingkat daerah, provinsi, hingga pemerintah pusat untuk memastikan penganggaran sisa pekerjaan tersebut berjalan lancar.
Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko, menegaskan pemerintah daerah serius mengawal kelanjutan proyek tersebut. Pemkab juga akan terus berkolaborasi mengajukan usulan anggaran kepada pemerintah pusat agar seluruh ruas jalan dapat diselesaikan.
"Ini bukan sekadar angan-angan. Apapun langkah, upaya, dan daya harus kita maksimalkan untuk masyarakat. Pembangunan ini penting, bukan hanya untuk sektor pariwisata tetapi juga mempermudah mobilitas perekonomian warga, seperti akses ke pasar," tegas Ambar.
Perkuat Konektivitas dengan Borobudur
Ambar menilai posisi geografis Samigaluh yang berbatasan langsung dengan Candi Borobudur membuat peningkatan kualitas Jalan Plono-Nglinggo memiliki arti penting. Infrastruktur tersebut diproyeksikan memangkas jarak tempuh sekaligus memperkuat konektivitas antardestinasi wisata.
Dengan akses yang lebih baik, perjalanan para pelancong yang berlibur di kawasan tersebut diharapkan menjadi lebih mudah. Pembangunan jalan juga dinilai berkaitan dengan mobilitas perekonomian masyarakat setempat.
Pemkab Kulonprogo telah melakukan langkah konkret melalui pengajuan anggaran dan pemaparan teknis. Pemerintah daerah menargetkan ikhtiar tersebut dapat terealisasi penuh pada 2026 atau paling lambat 2027.
"Langkah konkret sudah kami lakukan melalui pengajuan anggaran dan pemaparan teknis. Target kita pada 2026 atau paling lambat 2027, ikhtiar ini bisa terealisasi penuh," tambahnya.
Ambar memastikan berbagai pos anggaran yang memungkinkan diakses akan diupayakan untuk mendukung kelanjutan pembangunan. Dengan demikian, sisa pengerjaan Jalan Plono-Nglinggo sepanjang 2,47 kilometer diharapkan dapat dirampungkan sepenuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Plono-Nglinggo Kulonprogo rusak parah dan jadi akses wisata. Pemkab mengajukan anggaran Inpres 2026 sebesar Rp54,95 miliar.
Produksi minyak nasional Juli 2026 baru 578.156 bopd dari target 610.000 boepd. ESDM mengungkap sejumlah kendala dan strategi mengejarnya.
Puan Maharani memastikan DPR siap menerima aspirasi demonstrasi 27 Agustus 2026 dan meminta massa menjaga ketertiban.
Sekitar 350 buruh MTG belum mendapat kepastian PHK, sementara gaji disebut belum dibayar sejak April. DPRD DIY meminta persoalan segera dituntaskan.
PBB-P2 Sleman mencapai Rp86,34 miliar atau 95% target. Lima kapanewon dan 42 kalurahan telah lunas lebih awal.
37 remaja Kota Magelang unjuk potensi dalam Adujak GenRe dan Kreativitas PIK-R 2026 untuk menjadi agen perubahan.