Kekurangan Guru di DIY Masih Jadi Sorotan, PGRI Temui Wagub
PGRI menyampaikan persoalan kekurangan guru di DIY hingga pengangkatan guru honorer saat audiensi dengan Wakil Gubernur DIY.
Foto ilustrasi. Karung beras dagangan di los sembako milik Puji di Pasar Beringharjo, - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Jogja menyebut belum ada rencana penambahan Kios Segoro Amarto. Saat ini Kios Segoro Amarto ada di empat pasar yakni Pasar Sentul, Pasar Beringharjo, Pasar Prawirotaman, dan Pasar Kranggan.
"[saat ini] belum ada [rencana penambahan]," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Jogja, Veronica Ambar Ismuwardani, Senin (11/11/2024).
Menurutnya empat Kios Segoro Amarto di Kota Jogja masih cukup dalam upaya pengendalian dan pemantauan harga. Ia berharap agar ada penambahan di tahun depan. "Sementara empat dulu sudah cukup," katanya.
Kios Segoro Amarto merupakan inovasi dalam pengendalian inflasi. Berperan sebagai titik pantauan harga rujukan untuk bahan pokok di pasar rakyat.
BACA JUGA: Tabrakan Beruntun Tol Cipularang, Truk Rem Blong Tabrak Lima Mobil
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY, Ibrahim memperkirakan inflasi DIY terus terjaga pada kisaran target. Didukung oleh upaya TPID DIY dalam kerangka Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif (4K).
Melalui penguatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) DIY 2024, diantaranya pelaksanaan operasi pasar atau pasar murah yang diperkuat dengan optimalisasi Kios Segoro Amarto sebagai price reference store untuk
menjaga daya beli.
Kemudian kampanye belanja bijak, penguatan Kerjasama Antar Daerah (KAD) baik antar provinsi maupun intra provinsi, implementasi Masyarakat lan Pedagang Tanggap Inflasi (Mrantasi) dalam rangka meningkatkan literasi kepada pedagang pasar dan masyarakat. Juga pengembangan Geographic Information System (GIS) sebagai geoportal dalam optimalisasi monitoring produksi dan penggunaan lahan, dan upaya lainnya.
"Wujud komitmen BI, pemerintah, serta seluruh stakeholder dalam mencapai inflasi 2024 sesuai target sebesar 2,5 persen plus minus 1 persen."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PGRI menyampaikan persoalan kekurangan guru di DIY hingga pengangkatan guru honorer saat audiensi dengan Wakil Gubernur DIY.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.