Jadwal SIM Keliling Bantul 7 Juli 2026 di Manding, Kuota Cepat Habis
Jadwal SIM Keliling Bantul Juli 2026 lengkap. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM.
Pasangan Harda Kiswaya dan Danang Maharsa dalam debat ketiga Pilkada Sleman 2024 mengambil tema "Reformasi Birokrasi dan Pembangunan Berkelanjutan" dan disiarkan langsung TVRI Yogyakarta, Selasa (12/11/2024) malam. Ist
Harianjogja.com, SLEMAN— Pasangan calon (paslon) nomor 2 di Pilkada Sleman 2024, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa, tegas saat memaparkan visi dan misi untuk kemaslahatan rakyat.
Hal itu ditegaskan dalam debat ketiga Pilkada Sleman 2024 mengambil tema "Reformasi Birokrasi dan Pembangunan Berkelanjutan" dan disiarkan langsung TVRI Yogyakarta, Selasa (12/11/2024) malam.
BACA JUGA: Diduga Tidak Netral, 2 Anggota KPPS di Pilkada Sleman Diganti
Harda-Danang tampil energik dan kompak, mengenakan kemeja putih serta berkopiah warna hitam. Selama tiga menit Harda menyampaikan visi dan misi secara lugas dan tegas.
Sesuai visi dan misinya, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa memiliki program prioritas pemerintahan bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta akan membangun tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) untuk menyelesaikan program sampah.
Sebelum memaparkan visi dan misi, Harda terlebih dahulu menyapa cucu Sri Sultan Hamengku Buwono X, yakni Gusthilantika Marrel Suryokusumo, yang sengaja datang untuk memberikan dukungan. "Kami memiliki visi mewujudkan masyarakat Kabupaten Sleman yang maju, adil dan makmur, lestari, serta berkeadaban," katanya.
Untuk misi, Harda ingin mewujudkan reformasi birokrasi bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme. "Kami juga menjunjung tinggi penegakan hukum dan menjamin hak-hak rkayat, meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, guna menjamin pembangunan berkelanjutan serta berkeadilan, " urainya.
Harda-Danang menjamin pula akses kesehatan yang adil dan pelestarian hidup berkelanjutan. "Kami pun menjunjung kebudayaan dalam semangat kebhinekaan toleransi dan keistimewaan DIY" imbuhnya.
Untuk program prioritas, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa akan menciptakan sistem pemerintahan cerdas melayani dan bebas KKN. "Menciptakan sistem pemerintahan yang transparan, bersih, dan bertanggung jawab, serta memudahkan layanan perizinan melalui Sleman Maju," sambung Harda.
Untuk kewenangan yang bersifat teknis, ia akan mendelegasikan ke dinas, badan, atau lembaga untuk mempercepat layanan. "Kemudian, Sleman harus tuntas sampah dengan menjalin kolaborasi antara pemerintah daerah, kalurahan, dan masyarakat. Tak cukup, kami rancang sistem darurat sampah dengan membangun TPST," tutur Harda.
Bahkan, Harda-Danang akan mendorong BUMKal untuk melakukan kerja sama dengan pihak swasta dalam pengolahan sampah. "Kemudian, supaya Sleman ayem dan tentrem, kami akan pasang CCTV di tempat rawan dan stretegis guna mencegah kecelakaan, kejahatan, dan kemacetan," papar Harda.
Menurutnya, pemasangan lampu penerangan jalan umum akan menjamin ketenteraman dan keamanan di Kabupaten Sleman," tutup Harda Kiswaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Bantul Juli 2026 lengkap. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM.
OJK menghormati putusan MK yang memberi pilihan pembayaran manfaat dana pensiun sukarela secara sekaligus atau berkala sesuai kehendak peserta.
Polresta Jogja menggelar rekonstruksi pembacokan di depan SMAN 3 Jogja. Polisi mengungkap korban tewas akibat luka bacok di dada kanan atas.
Muhammad Tahir resmi berpisah dengan PSS Sleman setelah membantu Super Elja promosi ke Super League musim 2025/2026.
Sigit Mustofa memimpin Warkaban periode 2026–2029 dengan fokus memperkuat organisasi, kolaborasi, dan kontribusi diaspora Bantul bagi masyarakat.
Menhut Raja Juli Antoni mendorong sektor kehutanan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru melalui konsep green growth tanpa mengabaikan kelestarian hutan.