Lima Aksi Gerindra Sleman di Tlogo Putri, dari Tanam Pohon hingga Bagi Sembako
Kader Gerindra Sleman menggelar Gerakan Indonesia Asri di Tlogo Putri, Kaliurang, dengan menanam pohon, menebar benih ikan, dan membagikan sembako.
Pasangan Harda Kiswaya dan Danang Maharsa dalam debat ketiga Pilkada Sleman 2024 mengambil tema "Reformasi Birokrasi dan Pembangunan Berkelanjutan" dan disiarkan langsung TVRI Yogyakarta, Selasa (12/11/2024) malam. Ist
Harianjogja.com, SLEMAN— Pasangan calon (paslon) nomor 2 di Pilkada Sleman 2024, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa, tegas saat memaparkan visi dan misi untuk kemaslahatan rakyat.
Hal itu ditegaskan dalam debat ketiga Pilkada Sleman 2024 mengambil tema "Reformasi Birokrasi dan Pembangunan Berkelanjutan" dan disiarkan langsung TVRI Yogyakarta, Selasa (12/11/2024) malam.
BACA JUGA: Diduga Tidak Netral, 2 Anggota KPPS di Pilkada Sleman Diganti
Harda-Danang tampil energik dan kompak, mengenakan kemeja putih serta berkopiah warna hitam. Selama tiga menit Harda menyampaikan visi dan misi secara lugas dan tegas.
Sesuai visi dan misinya, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa memiliki program prioritas pemerintahan bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta akan membangun tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) untuk menyelesaikan program sampah.
Sebelum memaparkan visi dan misi, Harda terlebih dahulu menyapa cucu Sri Sultan Hamengku Buwono X, yakni Gusthilantika Marrel Suryokusumo, yang sengaja datang untuk memberikan dukungan. "Kami memiliki visi mewujudkan masyarakat Kabupaten Sleman yang maju, adil dan makmur, lestari, serta berkeadaban," katanya.
Untuk misi, Harda ingin mewujudkan reformasi birokrasi bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme. "Kami juga menjunjung tinggi penegakan hukum dan menjamin hak-hak rkayat, meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, guna menjamin pembangunan berkelanjutan serta berkeadilan, " urainya.
Harda-Danang menjamin pula akses kesehatan yang adil dan pelestarian hidup berkelanjutan. "Kami pun menjunjung kebudayaan dalam semangat kebhinekaan toleransi dan keistimewaan DIY" imbuhnya.
Untuk program prioritas, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa akan menciptakan sistem pemerintahan cerdas melayani dan bebas KKN. "Menciptakan sistem pemerintahan yang transparan, bersih, dan bertanggung jawab, serta memudahkan layanan perizinan melalui Sleman Maju," sambung Harda.
Untuk kewenangan yang bersifat teknis, ia akan mendelegasikan ke dinas, badan, atau lembaga untuk mempercepat layanan. "Kemudian, Sleman harus tuntas sampah dengan menjalin kolaborasi antara pemerintah daerah, kalurahan, dan masyarakat. Tak cukup, kami rancang sistem darurat sampah dengan membangun TPST," tutur Harda.
Bahkan, Harda-Danang akan mendorong BUMKal untuk melakukan kerja sama dengan pihak swasta dalam pengolahan sampah. "Kemudian, supaya Sleman ayem dan tentrem, kami akan pasang CCTV di tempat rawan dan stretegis guna mencegah kecelakaan, kejahatan, dan kemacetan," papar Harda.
Menurutnya, pemasangan lampu penerangan jalan umum akan menjamin ketenteraman dan keamanan di Kabupaten Sleman," tutup Harda Kiswaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kader Gerindra Sleman menggelar Gerakan Indonesia Asri di Tlogo Putri, Kaliurang, dengan menanam pohon, menebar benih ikan, dan membagikan sembako.
Penyadapan ilegal terancam 10 tahun penjara berdasarkan KUHP. Pengamat menjelaskan sanksi bagi penyadap komunikasi presiden dan tanggung jawab operator.
Rotasi Polda DIY berdasarkan Telegram Kapolri 2 November 2026 mengganti Kapolresta Jogjakarta dan Dirreskrimum. Ini nama pejabat barunya.
Yusril mengungkap indikasi makar dalam kasus penyadapan Presiden yang menyeret eks Kapolri Listyo Sigit dan dua jenderal lainnya.
SIM Keliling Polda DIY beroperasi selama November 2026 di sejumlah lokasi. Simak jadwal, persyaratan, dan biaya perpanjangan SIM A serta C.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 5 November 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari 13 stasiun hingga Jogja.