Timnas U-20 Indonesia Hadapi Malaysia, Ini Jadwal Lengkap Kualifikasi Piala Asia U-20
Timnas U-20 Indonesia menghadapi Malaysia pada laga pembuka Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Simak jadwal, skuad Garuda Muda, dan calon lawannya.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul dipastikan gelontoran anggaran Rp13 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun depan. Anggaran tersebut akan digunakan untuk menyelesaikan persoalan penyediaan air minum di Bumi Projotamansari.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Bantul Jimmy Alran Manumpak Simbolon mengatakan anggaran DAK untuk program pengentasan persoalan penyediaan air minum itu kemungkinan sudah bisa terealiasi pada Juni 2025. Hal ini mengacu kepada tata kala pencairan DAK untuk program tersebut.
"Dan, di DIY, anggaran yang paling besar didapatkan oleh Bantul. Dibandingkan dengan kabupaten lain di DIY, hanya Bantul yang mendapatkan anggaran paling besar untuk program ini," katanya, Kamis (14/11/2024).
Menurut Jimmy, konsep program dari pengentasan persoalan penyediaan air minum di Bantul dengan anggaran DAK tersebut adalah dalam bentuk Pengadaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan jaringan ke lima kapanewon yang ada di Kabupaten Bantul.
Nantinya DPUPKP yang akan membangunkan Pamsimas dan jaringan ke lima kapanewon agar persoalan pengentasan persoalan penyediaan air minum berjalan dan tepat sasaran.
"Untuk pengelolaan jaringan, nanti kami serahkan ke PDAM Bantul. Salah satu kapanewon yang akan mendapatkan program ini adalah Sedayu," ungkap Jimmy.
Terpisah, Direktur Utama PDAM Tirta Projotamansari Bantul, Arinto Hendro Budiantoro mengaku bersyukur atas adanya DAK untuk program pengentasan persoalan penyediaan air minum. Ia berharap dengan adanya program tersebut bisa menambah cakupan layanan air minum. "Dengan program ini kami harapkan cakupan layanan air minum dari kami bisa lebih luas, dan semakin banyak wilayah di Bantul yang mampu teraliri," kata Arinto.
BACA JUGA: Kementerian PUPR Gelar Pamsimas Water Adventure di Gunungkidul
Diakui Arinto, sampai saat ini, belum semua rumah tangga di Kabupaten Bantul mendapatkan layanan dalam penyediaan air bersih dari PDAM. Pihaknya mencatat kurang dari 20 persen dari jumlah rumah tangga di Kabupaten Bantul yang telah mengakses air bersih dari PDAM.
Arinto menyebutkan sejauh ini pihaknya terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang saat ini total mencapai 46.000 pelanggan se Kabupaten Bantul. Sementara jika dilihat dari tingkat ketersediaan air permukaan yang dimanfaatkan masyarakat Bantul, jelas dia, masih sekitar angka 12,5%,dan tingkat ketersediaan air yang layak saat ini telah mencapai 90 persen, termasuk di dalamnya yang layak konsumsi.
"Sehingga dengan adanya program ini, nati kami akan bisa optimalkan layanan kami. Dan, kami siap untuk mengelola program ini dengan baik ke depan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas U-20 Indonesia menghadapi Malaysia pada laga pembuka Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Simak jadwal, skuad Garuda Muda, dan calon lawannya.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Lima jodhang berisi hasil bumi dari empat kabupaten dan satu kota di DIY diserahkan dalam Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK)
Jadwal KSPN Jogja 1 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Ratusan warga memadati kompleks Balai Budaya Tamanmartani, Kalasan, Sleman, untuk menyaksikan Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan
Jadwal SIM Keliling Sleman September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jadwal, jam layanan, lokasi, dan syarat perpanjangan SIM.