Jembatan Garuda Dibangun di 9 Titik di Gunungkidul, Ini Lokasinya
Pembangunan Jembatan Garuda di Gunungkidul bertambah menjadi sembilan titik. Program ini ditargetkan mencapai 11 jembatan pada 2026.
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman mengklaim capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pajak Bumi Bangunan sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) telah melampaui target. Tahun ini mencanangkan pendapatan sebesar Rp79,4 miliar, tetapi realisasinya sudah menembus Rp80,4 miliar.
Kepala Bidang Penagihan dan Pengembangan, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Muhammad Yunan Nutrianto mengatakan, wajib pajak PBB-P2 Sleman di tahun ini sebanyak 661.255 SPPT dengan target pendapatan sebesar Rp79,4 miliar. Ia mengakui, tingkat kepatuhan warga pajak ini tinggi sehingga capaian telah melebihi dari target yang ditentukan. “Sudah tembus Rp80,4 miliar. Ini sudah melebihi target dari yang dicanangkan oleh pemkab,” kata Yunan kepada wartawan, Kamis (14/11/2024).
Menurut dia, keberhasilan ini tak lepas adanya kerja sama yang baik dengan kalurahan. Di sisi lain, proses pembayaran juga semakin mudah dikarenakan sudah bekerjasama dengan perbankan dan toko penjualan online.
Hingga jatuh tempo pembayaran pada 30 Juni 2024 lalu, terdapat 679 padukuhan, 37 kalurahan yang telah lunas tepat waktu. Adapun untuk kapanewon yang bisa membayar sebelum jatuh tempo ada Moyudan, Cangkringan, Seyegan dan Turi. “Sebagai bentuk apresiasi, kami berikan penghargaan kepada perangkat yang wilayahnya telah lunas membayar PBB tepat waktu,” katanya.
BACA JUGA: Telat Bayar PBB, 91 Kalurahan di Gunungkidul Kena Denda
Meski sudah bagus, Yunan mengakui akan terus membangkitkan kesadaran Masyarakat membayar PBB tepat waktu. Hal ini dilakukan agar terhindar dari denda sebesar 1% setiap bulannya.
Pejabat Sementara Bupati Sleman, Kusno Wibowo mengatakan, pemberian penghargaan bagi wilayah lunas PBB merupakan bentuk apresiasi dari pemkab. Pasalnya, tanpa partisipasi dari kalurahan, padukuhan maupun kapanewon maka target yang dicanangkan akan sulit tercapai. “Penghargaan ini semoga bisa menjadi sarana untuk memotivasi dukuh, lurah, panewu agar wilayah yang bisa lunas tepat waktu terus dapat ditambah di setiap tahunnya,” kata Kusno.
Menurut dia, partisipasi membayar PBB-P2 juga sebagai dukungan untuk proses pembangunan di Kabupaten Sleman. Pasalnya, pendapatan yang diperoleh nantinya akan dipergunakan untuk membiayai pembangunan yang telah direncanakan. “Jadi manfaat dari pembangunan ini akan dirasakan kembali ke masyarkat lewat berbagai program pembangunan mulai dari perbaikan jalan dan lainnya,” kata Kusno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Jembatan Garuda di Gunungkidul bertambah menjadi sembilan titik. Program ini ditargetkan mencapai 11 jembatan pada 2026.
Kronologi kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Madura, dari munculnya api hingga evakuasi sekitar 250 penumpang.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi juara Taipei Open 2026 setelah mengalahkan ganda Malaysia Aaron Chia/Aaron Tai.
IMF memproyeksikan Indonesia berada di peringkat ke-19 utang pemerintah terbesar dunia pada 2026, dengan rasio utang terhadap PDB 40,75%.
PKB DIY menggelar konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur kepengurusan dan menyiapkan strategi menghadapi Pemilu 2029.
Pemkab Gunungkidul memastikan gaji ASN dan PPPK aman hingga akhir 2026 meski belanja pegawai masih mencapai sekitar 39 persen APBD.