UNY Siapkan 3 Skema Bantuan UKT untuk Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
UNY menyiapkan tiga skema bantuan UKT bagi mahasiswa terdampak gempa NTT, mulai penundaan, pengurangan hingga pembebasan.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo saat meninjau proyek Tol Solo-Jogja-YIA di Gerbang Tol (GT) Prambanan, Klaten pada Sabtu (16/11/2024)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Tol Jogja-Solo Ruas Klaten-Prambanan yang ditargetkan dapat dioperasikan secara fungsional pada Desember nanti diharapkan mampu menekan angka kecelakaan saat momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di ruas jalan nasional Jogja-Solo. Bila sesuai rencana, Tol Solo-Jogja-YIA segmen Klaten-Prambanan diharapkan bakal dibuka secara fungsional 24 jam nontstop.
Harapan Tol Jogja-Solo Ruas Klaten-Prambanan bisa dibuka secara fungsional selama 24 jam ini disampaikan langsung Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo saat meninjau proyek Tol Solo-Jogja-YIA di Gerbang Tol (GT) Prambanan, Klaten pada Sabtu (16/11/2024).
Bukan tanpa alasan Dody ingin jalan tol segmen Klaten-Prambanan beroperasi selama 24 jam saat dibuka fungsional nanti. Pasalnya menurut pandangan Dody, kebanyakan pemudik atau pengendara baru sampai di segmen Klaten-Prambanan saat malam hari.
"Harapannya sih harusnya 24 jam, karena kan kalau kita nyetir dari Jakarta sampai di sini kan kira-kira jam satu jam dua [dini hari]," ujarnya.
Jika tak dioperasikan 24 jam, Dody khawatir pengemudi yang letih dapat meningkatkan angka kecelakaan di jalan nasional. Karenanya saat ini pengembang telah mengejar penggarapan agar wacana jalan tol mampu digunakan fungsional selama 24 jam tersebut dapat terwujud.
"Kalau mereka dipaksakan harus ke Klaten takutnya dalam kondisi lelah, khawatirnya terjadi banyak terjadi kecelakaan di ruas Klaten sampai dengan Jogja. Harapannya sih bisa 24 jam, ini lagi dikejar sama teman-teman," ungkapnya.
Di sisi lain, keberadaan Tol Jogja-Solo Ruas Klaten-Prambanan yang dibuka fungsional diharapkan Dody mampu mengurai kepadatan lalu lintas di ruas jalan umum yang menurutnya sudah terlampau padat. Terlebih arus lalu lintas pada saat momen-momen libur Natal dan Tahun Baru.
"Harapan kami sih traffic Jogja dari arah Jakarta atau Jawa Timur jauh lebih smooth, lebih pendek dan tidak menghambat traffic [jalan] lama yang sudah sangat padat," ungkapnya.
Pengoperasian jalan tol segmen Klaten-Prambanan secara fungsional diharapkan Dody mampu mengurangi angka kecelakaan di ruas jalan nasional. "Mengurangi juga potensi kecelakaan yang ada di ruas-ruas jalan nasional," imbuhnya.
Soal tarif, kemungkinan jalan Tol Jogja-Solo Ruas Klaten-Prambanan akan diberlakukan non tarif saat dibuka fungsional. "Ya seperti biasa lah awal-awal, supaya masyarakat itu juga terbiasa perkenalan ada jalan tol baru," terang Dody.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UNY menyiapkan tiga skema bantuan UKT bagi mahasiswa terdampak gempa NTT, mulai penundaan, pengurangan hingga pembebasan.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi Harian Jogja.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling. Berbagai inovasi layanan disiapkan guna mempermudah masyarakat di wilayah Bumi Handayani dalam menguru
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa