Astra Motor Jombor Dukung Insan Pers lewat Servis Motor Gratis
Astra Motor Jombor gelar servis gratis untuk wartawan Harian Jogja dalam rangka Hari Pers Nasional 2026.
Pjs. Bupati Bantul, Adi Bayu Kristanto dan Pjs. Bupati Sleman Kusno Wibowo mendantangani kerja sama dalam menjaga stabilitas ekonomi dengan upaya menekan angka inflasi dan menjaga daya beli masyarakat../ Ist - Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul dan Pemkab Sleman menjalin kerja sama dalam menjaga stabilitas ekonomi dengan upaya menekan angka inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.
Kedua kabupaten yang salaing berbatasan dalam aglomerasi DIY ini akan saling bersinergi untuk mewujudkan ekonomi yang stabil. Penandatangan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bantul dengan Pemerintah Kabupaten Sleman di dilakukan di Pendopo Parasamya Sleman, Jumat (15/11/2024) lalu.
Pjs. Bupati Bantul, Adi Bayu Kristanto mengatakan inflasi dapat berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Inflasi yang rendah dan stabil dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Sedangkan inflasi yang tinggi dapat melambatkan pertumbuhan ekonomi.
"Sehingga dengan inflasi yang terjaga maka pembangunan ekonomi dapat berjalan secara optimal,” katanya dalam keterangannya
Salah satu bentuk kerja sama yang dibicarakan antara lain peningkatan kapasitas petani untuk pengelolaan teknologi hilirisasi komoditas pertanian seperti cabai. Bayu mengatakan Kabupaten Bantul merupakan produsen cabai rawit, cabai kering, dan cabai besar.
Untuk memperkuat jaringan dan daya saing pasar, perlu dilakukan kerja sama pemasaran dengan sistem lelang yang terintegrasi dengan kabupaten lain di DIY maupun di luar DIY.
BACA JUGA: Anggaran Perbaikan Jalan di Bantul Tahun Depan Diprediksi Turun
Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Bantul mendorong pembentukan pasar lelang hortikultura di Kapanewon Piyungan. Harapannya, tata niaga hortikultura menjadi lebih baik dan minat tanam petani menjadi lebih tinggi karena sudah ada tempat untuk memasarkan hasil pertanian. Selain itu, harga produk hortikultura juga lebih stabil.
Terkait hal tersebut, pengurus pasar lelang Piyungan telah mengikuti pelatihan di Perkumpulan Petani Hortikultura Puncak Merapi (PPHPM) Sleman yang telah memiliki aplikasi diPanen.id. "Dengan mengikuti pelatihan ini, pengurus diharapkan mendapatkan ilmu dan konsep dalam pengelolaan pasar lelang sehingga sukses dalam menjalankan fungsi pasar lelang," ujar Bayu.
Sementara itu Pjs. Bupati Sleman Kusno Wibowo berharap kerja sama ini semakin memperkokoh kolaborasi dalam mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi di dua wilayah. Seperti pemenuhan bahan baku antar wilayah.
“Selama ini business to business atau B2B antara Bantul dan Sleman sudah berjalan. Contohnya Gapoktan Sido Mulyo di Godean yang memasok beras ke Pasar Bantul atau ke Mirota Group di Bantul. Maka kali ini kita tingkatkan lagi bentuk kolaborasinya,” ujar Kusno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astra Motor Jombor gelar servis gratis untuk wartawan Harian Jogja dalam rangka Hari Pers Nasional 2026.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo temukan kandang ayam dan pendangkalan di Sungai Code. Pemkot siapkan normalisasi dan wisata arung jeram.
Honor dikabarkan menyiapkan HP lipat layar lebar 7,6 inci dengan chipset 2nm Snapdragon 8 Elite Gen 6. Siap meluncur 2027.
Sindikat penipuan online modus asmara dan kripto palsu di Jateng raup Rp41 miliar. Polisi tetapkan 38 tersangka, 133 korban.
Kasus korupsi kredit fiktif di bank BUMN Banjarmasin rugikan negara Rp4,7 miliar. Tiga terdakwa dituntut 4,5 tahun penjara.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.