DPRD Jogja Desak Usut Tuntas Kasus Daycare Little Aresha
Kasus daycare Jogja disorot DPRD. Polisi diminta usut tuntas dan pengawasan PAUD diperketat demi lindungi anak.
Para narasumber memberi paparan dalam podcast Diseminasi Konten Positif bertajuk Hidup Waras Tanpa Minuman Keras, Senin (18/11/2024)./Youtube Harian Jogja
JOGJA—Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY menggelar siniar Diseminasi Konten Positif bertajuk Hidup Waras Tanpa Minuman Keras, Senin (18/11/2024). Lewat siniar ini, Diskominfo DIY mendorong semua warga DIY mematuhi regulasi tentang minuman beralkohol.
Siniar yang disiarkan secara langsung di kanal Youtube Harian Jogja ini menghadirkan tiga narasumber, yakni anggota DPRD DIY, Stevanus Christian Handoko; Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda DIY, AKBP Cahyo Wicaksono; dan dokter RSJ Grhasia, Januarius Hendra Kurniawan Sefriyanto.
AKBP Cahyo Wicaksono, menjelaskan dalam memerangi minuman beralkohol, Polda DIY menggerakkan seluruh jajaran hingga tingkat polsek untuk melakukan upaya preemtif, preventif dan penegakan hukum, yang menyasar seluruh lapisan masyarakat.
“Periode Oktober-November total ada 890 kegiatan di 605 titik. Yang kami pasangi police line, segel, sita dan proses hukum ada 78 titik, dengan barang bukti sebanyak 12.391 buah botol minuman keras berbagai golongan ada A, B dan C,” katanya.
Kepolisian tidak bergerak sendirian dalam penegakan hukum minuman beralkohol ini, karena melibatkan beberapa instansi terkait, seperti Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perdagangan dan Satpol PP di masing-masing kabupaten-kota.
Anggota DPRD DIY Stevanus Christian Handoko, menuturkan minuman beralkohol menjadi salah satu pemicu terbesar terjadinya kriminalitas di Jogja.
Ironisnya, orang yang mengonsumsi minuman beralkohol tidak hanya orang dewasa, tapi juga para remaja yang masih di bawah umur. “Sekarang peredaran sangat mudah diakses mereka, kita jadi khawatir anak remaja, anak-anak kita dengan mudah mengakses minuman beralkohol. Mudah-mudahan ke depan angka konsumsi alkohol khususnya untuk anak remaja bisa ditekan,” ujar dia.
DIY sebenarnya sudah memiliki regulasi yang mengatur minuman beralkohol, yakni Perda No. 12/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol. “Kami mendorong rekan-rekan eksekutif untuk menegakkan aturan yang sudah ada. Yang terbaru ingub untuk mengoptimalisasi perda. Sudah tidak ada alasan lagi,” katanya.
Di samping itu, peran edukasi juga bisa dilakukan oleh semua pihak, salah satunya melalui siniar. “Kami kumpul bersama dalam acara semacam ini bisa mengedukasi secara digital dengan jangkauan luas, memberi edukasi yang tepat, jangan sampai meminuman beralkohol dianggap keren,” kata dia.
Dokter RSJ Grhasia, Januarius Hendra Kurniawan Sefriyanto mengatakan fakta menarik dari alkohol yakni molekulnya sangat kecil, sehingga kalau masuk di pembuluh darah mudah terserap dan menyebar.
Sehingga ketika terjadi keracunan alkohol, hampir semua organ tubuh akan kena. “Dari paling atas, otak bisa terjadi kerusakan jaringan otak, mata ada gangguan penglihatan karena hasil metabolisme alkohol bersifat toxic pada mata. Otak mempengaruhi fungsi kesadaran, tidak bisa berpikir jernih. Detak jantung cepat, nafas semakin cepat,” katanya.
Masih banyak lagi efek negatif yang terjadi di perut dan ginjal yang jika tidak tertangani dengan baik akan berakibat fatal. Maka ia mengimbau para remaja yang masih dalam usia produktif agar menghindari minuman beralkohol.
“Di usia mereka yang masih produktif untuk belajar, beraktivitas positif lainnya, mereka seharusnya bisa mempersiapkan masa depan lebih baik lagi. Miras jadi salah satu pintu masuk permasalahan yang lain,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus daycare Jogja disorot DPRD. Polisi diminta usut tuntas dan pengawasan PAUD diperketat demi lindungi anak.
Suzuki meluncurkan Fronx SGX Hybrid Kuro dan XL7 terbaru pada GIIAS 2026 dengan penyegaran desain serta fitur keselamatan.
Bank Dunia mencatat 52% perusahaan subjek PPh Badan menganggap penghindaran pajak mudah dilakukan berdasarkan survei WBES 2023.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menilai konsultan pajak berperan penting mendampingi wajib pajak dan mendukung optimalisasi pendapatan negara.
Wayah Dalem HB X, RM Drasthya Wironegoro, mengajak generasi muda belajar aksara Jawa dalam Setu Sinau di kawasan Malioboro.
Putra Mahkota Arab Saudi menyampaikan kekhawatiran kepada Donald Trump terkait laporan rencana serangan besar-besaran AS terhadap Iran.