Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Jip wisata di Lereng Merapi, Sleman./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, SLEMAN—Menjelang libur natal 2024 dan tahun baru 2024, Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) menargetkan wisatawan mencapai 15.000 per hari. Mereka pun telah mempersiapkan semua armada agar dalam kondisi prima.
Ketua AJWLM Dardiri menjelaskan peningkatan wisatawan sudah mulai terasa pada bulan Oktober hingga awal November ini. “Sekarang sudah mulai ramai. Kalau untuk nataru, saya perkirakan setelah 12 Desember. Sudah banyak yang order,” ujarnya, Selasa (3/12/2024).
BACA JUGA :3 Pengemudi Jip Wisata Sleman Konsumsi Narkoba, Pengelola Siap Dites Secara Berkala
Pada momen menjelang akhir tahun ini, ia melihat kebanyakan wisatawan terdiri dari rombongan, baik rombongan perusahaan, anak sekolah, mahasiswa dan sebagainya. “Perusahaan-perusahaan itu banyak. Kalau nanti nataru kebanyakan keluarga,” katanya.
Sebelum memasuki libur nataru ini, ia melihat jumlah wisatawan sudah cukup banyak, yakni lebih dari 10.000 orang per hari. Maka pada libur nataru nanti, ia menargetkan jumlah wisatawan bisa mencapai lebih dari 15.000 per hari.
Angka ini didapat dari banyaknya jumlah jip yang akan beroperasi yakni 1.500 armada, setiap armada bisa diisi oleh empat orang. Satu armada bisa menjalankan dua hingga empat trip dalam sehari. “Di atas 15.000 harapan saya, biasanya tembus,” ungkapnya.
Menyambut ribuan wisatawan, para pelaku usaha jeep yang sudah jarang beroperasi pun sudah mulai menyiapkan armadanya agar bisa digunakan untuk libur nataru. “Yang rusak-rusak didandani, nataru pasti disiapkan. Karena nataru dan idul fitri pasti full biasanya,” kata dia.
Pihak asosiasi yang juga didukung dari Dinas Perhubungan Sleman dan Polresta Sleman juga telah melakukan pengecekan armada untuk memastikan jip dalam kondisi prima. “Kemaren 24 Oktober ada pengecekan dari Dishub, kita rutin pengecekan armada baik dari pengawas internal AJWLM, Polresta, Dinas Pariwisata,” ujarnya.
Ketika ditemukan armada yang tidak sesuai dengan SOP keamanan, maka tidak diperbolehkan beroperasi. “Karena kami sudah tidak ada toleransi lagi. Demi kenyamanan dan keselamatan wisatawan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
RSUD Manggarai rusak akibat gempa M7,7. BNPB menyiapkan rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal untuk menjaga layanan kesehatan.
Kemhan memastikan J7 Explorer berlogo Kemhan merupakan kapal milik swasta yang dipinjam tanpa biaya sewa untuk mendukung program pemerintah.
BNPB mencatat 53 orang meninggal dan 137 terluka akibat gempa M7,7 NTT. Sebanyak 5.659 warga mengungsi hingga Minggu.
Menko Polkam Djamari Chaniago mengajak masyarakat menjaga perdamaian Aceh dan kondusivitas Papua serta menyampaikan aspirasi secara damai
Kunjungi Kontingen Sleman di Jamnas XII, Bupati Sleman Harap Peserta Mendulang Ilmu dan Pengalaman