Pacaran dengan AI Dilarang di China, Pengguna Kena Patah Hati Massal
China resmi larang warganya berpacaran dengan AI di tengah krisis populasi. Pengguna chatbot patah hati setelah fitur AI pendamping dinonaktifkan
Kondisi jalan masuk ke TPST Dingkikan, Argodadi, Sedayu, Rabu (4/12/2024)/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul memastikan pembangunan jalan akses menuju TPST Dingkikan, Argodadi akan terealisasi pada triwulan pertama 2025. Pembangunan jalan akses masuk ke TPST Dingkikan diperlukan untuk kelancaran pengolahan sampah di tempat tersebut.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala DLH Kabupaten Bantul Bambang Purwadi Nugroho, kepada Harian Jogja, Rabu (4/12/2024). Ia menegaskan jika pembangunan jalan akses menuju TPST Dingkikan, Argodadi, Sedayu telah dianggarkan pada APBD 2025 dengan anggaran senilai Rp2 miliar lebih.
"Sedangkan untuk realisasinya direncanakan di triwulan pertama. Kami menilai pembangunan jalan akses itu penting agar mempermudah lalu lalang truk pengangkut sampah masuk ke TPST Dingkikan," katanya.
Selain itu, Bambang mengaku saat ini tiga modul TPST Dingkikan yang mengolah sampah menjadi RDF atau keripik sampah juga telah terbangun. Bahkan modul 1 dan modul 2 telah beroperasi.
"Jadi yang kurang tinggal penyelesaian penambahan daya listrik dari PLN. Harapannya semua selesai dalam waktu dekat, sehingga tiga modul segera beroperasi. Karena total sampah yang diolah dari tiga modul yang ada bisa mencapai 60 ton," kata Bambang.
Untuk menghasilkan RDF dengan kualifikasi yang ditentukan oleh PT SBI, Bambang menyatakan, dibutuhkan banyak sampah plastik. Di mana, perbandingan pengolahan sampah menjadi produk RDF, adalah satu banding 25 persen.
Oleh karena itu, Bambang juga menyebut jika di triwulan keempat 2024, pihaknya juga telah menambah alat pengering sampah berupa rotary dryer senilai Rp600 juta. Harapannya, dengan adanya rotary dryer, masalah bau sampah yang akan mengganggu warga sekitar bisa teratasi.
BACA JUGA: Hujan Lebat Bongkahan Batu Berdiameter 2 Meter Menimpa Atap Rumah Warga di Gunungkidul
"Selain itu, dengan adanya rotary dryer, kualitas dari RDF hasil olahan sampah akan semakin membaik dan sesuai dengan standar yang ditentukan oleh PT SBI Cilacap. Karena selama ini, hasil olahan RDF memang kami kirimkan kesana," jelasnya.
Meski keberadaan TPST Dingkikan sudah bisa mengurangi masalah sampah di Kabupaten Bantul, Bambang mengaku pada 2025, pihaknya tetap akan fokus kepada optimalisasi keberadaan TPST Modalan, TPST Dingkikan dan ITF Niten. Selain itu, DLH juga akan mengoptimalkan TPS3R yang saa ini ada seperti TPS3R Bantul, Potorono, Srigading, Sokowaten dan di Caturharjo.
"Untuk penambahan TPST tahun ini belum ada. Kami juga berharap masyarakat untuk tetap mengoptimalkan gerakan pilah sampah dan bank sampah yang ada. Karena persoalan sampah menjadi persoalan kita bersama," jelasnya.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Bantul Datin Wisnu Pranyoto mengungkapkan jika pihaknya mendukung sepenuhnya penyelesaian dan penanganan sampah. Termasuk juga rencana pembangunan akses jalan masuk ke TPST Dingkikan.
"Karena kami memang berkeinginan persoalan sampah harus segera teratasi," jelas Datin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
China resmi larang warganya berpacaran dengan AI di tengah krisis populasi. Pengguna chatbot patah hati setelah fitur AI pendamping dinonaktifkan
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
Tanggal 31 Juli diperingati sebagai Hari Penjaga Hutan Sedunia, Hari Apresiasi Penjaga Pantai, hingga ulang tahun Harry Potter. Simak daftar lengkapnya.
BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah DIY mengalami udara kabur pada Jumat 31 Juli 2026. Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah sepa