Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman Dilanjutkan, 11 Lahan Dibebaskan
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Beberapa warga sedang memantau situasi rumah Lasiem setelah batu besar jatuh dan menimpa atap rumah tersebut di Padukuhan Jelok, Kalurahan Watugajah, Gedangsari, Gunungkidul, Selasa (3/12/2024). / BPBD Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Hujan deras yang turun di wilayah Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul pada Senin (2/12/2024) menyebabkan tebing di Padukuhan Jelok, Kalurahan Watugajah longsor dan bongkahan batu besar menggelinding mengenai rumah Lasiem, 57 sehari setelahnya pukul 04.00 WIB.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Sumadi mengatakan tebing yang longsor memiliki ketinggian sekitar 10 meter dan lebar tujuh meter.
Menurut dia, longsor pada awalnya terjadi dengan batu-batu kecil yang berjatuhan. Adapun batu besar berdiameter 2 meter masih berada/ menempel di dinding tebing. Batu ini berisiko membahayakan nyawa penghuni rumah.
BACA JUGA: Pemkab Kulonprogo Alokasikan Dana Rp29,5 Miliar untuk Makan Bergizi Gratis 2025
Dari situ, warga menurunkan batu besar tersebut pada Selasa (3/12/2024) pukul 15.00 WIB. Sebab bagian rumah mepet dengan tebing, batu tersebut menggelinding dan mengenai atap rumah Lasiem.
“Memang sengaja diturunkan batu besar itu. Kalau tidak begitu, nanti membahayakan kalau jatuh sendirinya. Hari ini, Rabu, warga sekitar kerja bakti untuk memecah batu besar itu,” kata Sumadi dihubungi, Rabu (4/12/2024).
Adapun BPBD Gunungkidul mencatat ada 104 titik dampak bencana hidrometeorologi yang mencakup fasilitas umum, badan jalan, talut, hingga rumah selama November 2024.
Sebanyak 104 titik tersebut tersebar di 18 kapanewon/kecamatan di Bumi Handayani. Rinciannya antara lain tanah longsor ada 21 titik, kebakaran ada dua titik, angin kencang ada 75, banjir ada tiga, sambaran petir ada dua, dan ada dua bangunan roboh.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan Pemkab Gunungkidul telah menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi per 21 November 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.