Kejahatan DIY Merajalela, Penjaga TPR Parangtritis Disabet Celurit
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Aksi demonstrasi. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Badan Kesbangpol DIY meminta masyarakat yang akan menggelar aksi unjuk rasa menyikapi demonstrasi yang berujung ricuh oleh Aliansi Mahasiswa Papua di Jalan Kusumanegara beberapa waktu lalu, bisa dilangsungkan dengan damai dan kondusif.
Ini merespons rencana Forum Jemaah Islam (FJI) yang berencana menggelar demonstrasi besok Jumat (5/12/2024), sebagai buntut dari aksi demonstrasi mahasiswa Papua yang berujung ricuh pada 1 Desember lalu.
Diduga aksi demo akan dimulai dari Masjid Gedhe Kauman menuju Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kusumanegara. Namun belum ada konfirmasi pasti dari instansi terkait dengan lokasi demo tersebut. Dalam surat pemberitahuan aksi dari FJI yang tersebar di sosial media hanya tertulis titik kumpul di sebelah barat Alun-alun Utara Jogja.
Menanggapi rencana demonstrasi tersebut, Plt. Kepala Badan Kesbangpol DIY, Anna Rina Herbranti, menyatakan belum ada konfirmasi resmi mengenai lokasi demonstrasi.
BACA JUGA: Libur Akhir Tahun, Pemkot Jogja Siapkan Kantong Parkir
"Soal demo FJI besok kami belum konfirmasi apakah lokasinya digelar di asrama kemasan Papua Jalan kumanegara atau tidak. Ini yang tahu persis dari Polda atau Polresta, mereka harus minta izin dulu ke Polda/Polres," ujarnya, Kamis (5/12/2024).
Anna menambahkan, setelah kejadian ricuh aksi mahasiswa Papua, Pemda DIY belum menggelar pertemuan dengan ormas atau masyarakat lainnya untuk mencegah terjadinya aksi lanjutan. Namun, pihaknya mengimbau agar FJI menyampaikan aspirasinya secara tertib dan damai. "Silakan demo dengan tertib, berbudaya, sesuai aturan dan damai," tegasnya.
Sementara, Kepala Seksi Humas Polresta Jogja, AKP Sujarwo, menyatakan belum mengetahui secara pasti terkait rencana demonstrasi FJI. "Soal aksi FJI besok kami tidak tahu pastinya, itu bisa ditanyakan kepada pihak FJI, karena yang punya hajat mereka," ujarnya.
Meski demikian, Polresta Jogja telah mempersiapkan personel untuk mengamankan jalannya demonstrasi. "Dari Polresta Jogja sekarang sedang dipersiapkan personel dan jumlahnya secukupnya saja," kata AKP Sujarwo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Indonesia mengirim delapan wakil ke Singapore Open 2026 untuk mengakhiri puasa gelar yang berlangsung sejak 2023.
Dinkes Gunungkidul menemukan 205 kasus baru TBC melalui program ACF TB yang melibatkan 30 puskesmas sejak April 2026.
Liverpool resmi mengamankan wonderkid Kolombia Samuel Martinez yang dijuluki The Next Kaka setelah mengalahkan Madrid dan Chelsea.
House tour rumah mewah Tasya Farasya viral di media sosial. Warganet terbelah antara kagum dan menilai konten itu sebagai flexing.
KPK memeriksa Kadinkes Ponorogo dan sejumlah saksi terkait pengembangan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati nonaktif Sugiri Sancoko.