RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Salah satu kontingen dalam Muhammadiyah Culture Carnival 2024 melakukan atraksinya di Jalan Urip Sumoharjo Bantul, Minggu (8/12/2024). Karnaval ini merupakan puncak peringatan Milad ke-112 Muhammadiyah di Kabupaten Bantul,
Harianjogja.com, BANTUL—Ribuan warga Bantul antusias menyaksikan menyaksikan Muhammadiyah Culture Carnival yang digelar yang digelar di sepanjang jalan dari Lapangan Trirenggo Bantul sampai sekolah Muhammadiyah Boarding School (MBS) Muhammadiyah Satu Bantul di Jalan Urip Sumoharjo, Minggu (8/12/2024).
Sejak pagi warga suidah berdatangan ke jalan yang dilalui karnaval di sepanjang Jalan Ir.Juanda, Jalan Marsda Adisucipto, hingga Jalan Urip Sumoharjo.
Arus lalu lintas di sepanjang jalur karnaval itu pun ditutup hingga karnaval selesai pada Minggu siang. Total ada 72 kontingen dari berbagai wilayah di Kabupaten Bantul turut memeriahkan karnaval ini. Masing-masing kontingen menampilkan atraksi budaya yang beragam, mulai dari pakaian adat, tarian, hingga seni musik tradisional yang menggambarkan kekayaan budaya lokal.
Acara ini menjadi salah satu puncak peringatan Milad ke-112 Muhammadiyah di Kabupaten Bantul, sekaligus menegaskan peran Muhammadiyah sebagai organisasi yang tidak hanya bergerak di bidang agama dan pendidikan, tetapi juga dalam pelestarian budaya bangsa. Selain itu, Muhammadiyah Culture Carnival juga menjadi ajang silaturahmi antar anggota Muhammadiyah se-Kabupaten Bantul.
Koordinator Muhammadiyah Culture Carnival 2024 mengatakan karnaval dengan tema "Lestari lan majuning budaya murih raharjaning bawana" ini menjadi wujud komitmen Muhammadiyah dalam melestarikan dan mengembangkan budaya yang sesuai dengan nilai-nilai syariat.
BACA JUGA: Gelar Karya SDN 1 Bantul Pamerkan Kreativitas Siswa
Tema tersebut mencerminkan harapan agar budaya tetap lestari dan berkembang untuk membawa kemakmuran bagi dunia. "Kegiatan Muhammadiyah Culture Carnival 202 ini bertujuan untuk memperkuat identitas budaya lokal yang sejalan dengan semangat Muhammadiyah," kata dia dalam keterangannya.

Bambang berharap melalui acara tersebut budaya yang ada di Kabupaten Bantul dapat terus dilestarikan dan dikembangkan dengan tetap senafas dengan syariat Muhammadiyah.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Hermawan Setiaji yang mewakili Bupati Bantul memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar Muhammadiyah Bantul atas terselenggaranya kegiatan ini.
"Kami berharap acara ini dapat memberikan manfaat yang luas, baik bagi keluarga besar Muhammadiyah Bantul maupun masyarakat sekitar," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bantul akan terus bekerja sama dengan keluarga besar Muhammadiyah Kabupaten Bantul untuk bersama-sama memajukan Kabupaten Bantul menjadi lebih baik lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bareskrim mengungkap fakta sindikat judi online Hayam Wuruk, melibatkan ratusan WNA, 15 perusahaan sponsor, dan keuntungan Rp1,69 triliun.
Praperadilan Roy Suryo menyoroti dugaan pelanggaran privasi saat penggeledahan dan penangkapan oleh penyidik Polda Metro Jaya.
Harga minyak dunia kembali naik setelah ketegangan AS-Iran memicu kekhawatiran terhadap pasokan minyak mentah dari Timur Tengah.
Pendapatan Gunungkidul 2025 mencapai Rp2,067 triliun. PAD melampaui target, namun DPRD masih memberi sejumlah catatan untuk belanja dan infrastruktur.
Bulog telah menyerap 3,24 juta ton setara beras hingga 29 Juni 2026 dan memastikan penyerapan gabah petani terus dilakukan sepanjang tahun.