Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Salah satu kontingen dalam Muhammadiyah Culture Carnival 2024 melakukan atraksinya di Jalan Urip Sumoharjo Bantul, Minggu (8/12/2024). Karnaval ini merupakan puncak peringatan Milad ke-112 Muhammadiyah di Kabupaten Bantul,
Harianjogja.com, BANTUL—Ribuan warga Bantul antusias menyaksikan menyaksikan Muhammadiyah Culture Carnival yang digelar yang digelar di sepanjang jalan dari Lapangan Trirenggo Bantul sampai sekolah Muhammadiyah Boarding School (MBS) Muhammadiyah Satu Bantul di Jalan Urip Sumoharjo, Minggu (8/12/2024).
Sejak pagi warga suidah berdatangan ke jalan yang dilalui karnaval di sepanjang Jalan Ir.Juanda, Jalan Marsda Adisucipto, hingga Jalan Urip Sumoharjo.
Arus lalu lintas di sepanjang jalur karnaval itu pun ditutup hingga karnaval selesai pada Minggu siang. Total ada 72 kontingen dari berbagai wilayah di Kabupaten Bantul turut memeriahkan karnaval ini. Masing-masing kontingen menampilkan atraksi budaya yang beragam, mulai dari pakaian adat, tarian, hingga seni musik tradisional yang menggambarkan kekayaan budaya lokal.
Acara ini menjadi salah satu puncak peringatan Milad ke-112 Muhammadiyah di Kabupaten Bantul, sekaligus menegaskan peran Muhammadiyah sebagai organisasi yang tidak hanya bergerak di bidang agama dan pendidikan, tetapi juga dalam pelestarian budaya bangsa. Selain itu, Muhammadiyah Culture Carnival juga menjadi ajang silaturahmi antar anggota Muhammadiyah se-Kabupaten Bantul.
Koordinator Muhammadiyah Culture Carnival 2024 mengatakan karnaval dengan tema "Lestari lan majuning budaya murih raharjaning bawana" ini menjadi wujud komitmen Muhammadiyah dalam melestarikan dan mengembangkan budaya yang sesuai dengan nilai-nilai syariat.
BACA JUGA: Gelar Karya SDN 1 Bantul Pamerkan Kreativitas Siswa
Tema tersebut mencerminkan harapan agar budaya tetap lestari dan berkembang untuk membawa kemakmuran bagi dunia. "Kegiatan Muhammadiyah Culture Carnival 202 ini bertujuan untuk memperkuat identitas budaya lokal yang sejalan dengan semangat Muhammadiyah," kata dia dalam keterangannya.

Bambang berharap melalui acara tersebut budaya yang ada di Kabupaten Bantul dapat terus dilestarikan dan dikembangkan dengan tetap senafas dengan syariat Muhammadiyah.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Hermawan Setiaji yang mewakili Bupati Bantul memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar Muhammadiyah Bantul atas terselenggaranya kegiatan ini.
"Kami berharap acara ini dapat memberikan manfaat yang luas, baik bagi keluarga besar Muhammadiyah Bantul maupun masyarakat sekitar," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bantul akan terus bekerja sama dengan keluarga besar Muhammadiyah Kabupaten Bantul untuk bersama-sama memajukan Kabupaten Bantul menjadi lebih baik lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Pemda DIY menjamin perlindungan 11 bayi yang dievakuasi dari day care ilegal di Sleman, termasuk biaya pengobatan dan pemulihan kesehatan.
Prabowo Subianto menyoroti eksportir sawit dan batu bara yang menyimpan devisa hasil ekspor di luar negeri, bukan di Indonesia.
Kejagung dalami dugaan jual beli LHP Ombudsman RI yang menyeret Ketua Ombudsman nonaktif Hery Susanto dalam kasus suap.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Kemenkop mempercepat operasional 37 ribu Kopdes Merah Putih dan menyiapkan Inpres untuk penguatan ekonomi desa.