Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Warga Kota Jogja mengantre membuang sampah di Depo Sampah Mandala Krida Jogja, Selasa (21/5/2024) pagi. /Harian Jogja-Sugeng Pranyoto.
Harianjogja.com, JOGJA—DPRD Kota Jogja terus mendorong Pemkot Jogja untuk serius menangani sampah. Dengan total alokasi APBD mencapai Rp56,8 miliar, diharapkan dapat menyelesaikan persoalan sampah di kota Jogja.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Jogja, Agus Tri Haryono, menjelaskan total anggaran penanganan sampah dalam APBD 2024 yakni Rp56,8 miliar. “Lebih besar dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya, Rabu (11/12/2024).
Anggaran yang lebih besar ini juga didukung oleh anggaran tambahan yang diusulkan DPRD Kota Jogja sebesar RP16 miliar. Diharapkan dengan tambahan anggaran ini, penanganan sampah di Kota Jogja bisa lebih maksimal.
Wakil Ketua DPRD Kota Jogja, Sinarbiyat Nujanat, menuturkan penanganan sampah menjadi salah satu prioritas belanja APBD 2025. “DPRD melalui badan anggaran dan komisi memberikan perhatian yang sangat serius terkait sejauh mana keseeriusan Pemkot Jogja dalam menyelesaikan problem sampah,” katanya.
Hingga saat ini, ia melihat isu sampah masih terus menjadi perbincangan di masyarakat karena belum terselesaikan dengan baik. “DPRD Kota Jogja sangat berharap di tahun 2025 sudah ada tada-tanda sampah di Kota Jogja dapat terselesaikan dengan tuntas,” ungkapnya.
Untuk mendukung hal tersebut, DPRD Kota Jogja memberikan tambahan alokasi sebesar RP16 miliar dalam penanganan sampah. Pihaknya juga berkomitmen untuk memantau program penanganan sampah yang dilaksanakan Pemkot Jogja.
“Tentu DPRD baik pimpinan maupun komisi yang membidangi lingkungan hidup akan melakukan monitoring sejauh mana progresss penanganan persoalan sampah di tahun 2025 secara konkret dan tuntas, tidak terjadi lagi tumpukan sampah di mana-mana,” paparnya.
Terkait dengan pergantian walikota dan wakil walikota, maka akan dilakukan penyesuaian antara visi-misi paslon dengan APBD yang sudah dirancang. “Visi-misi itu akan dijabarkan dalam Rencana Pembangunan Daerah. Bagaimanapun juga persoalan sampah harus jadi skala prioritas, di samping sektor lain yang jadi visi-misi paslon terpilih,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.