Penemuan 11 Bayi di Pakem Jadi Alarm Pengawasan
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Warga pasar sedang melihat kondisi kiosnya yang terbakar di Pasar Trowono A, Kalurahan Karangasem, Paliyan, Gunungkidul, Jumat (6/12/2024). - Harian Jogja - Andreas Yuda
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan perbaikan Pasar Trowono A, Kalurahan Karangasem, Paliyan yang terbakar beberapa waktu lalu diperkirakan menyedot anggaran hingga Rp500 juta.
Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Disdag Gunungkidul, Wasana mengatakan perbaikan Pasar Trowono A tidak dapat dilakukan secara langsung pada tahun anggaran 2024. Perbaikan paling tidak terealisasi pada 2025.
“Perbaikan Pasar Trowono A baru dalam proses permintaan anggaran. Kemarin kami sudah mengirim nota dinas ke Bapak Bupati dan surat permohonan ke BKAD,” kata Wasana dihubungi, Minggu (15/12).
Wasana menambahkan Disdag masih menunggu evaluasi yang akan dilakukan oleh Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) terhadap kerusakan bangunan. Meski begitu, dia memperkirakan perbaikan akan memakan Rp500 juta.
Disinggung ihwal penyebab kebakaran, Disdag mengaku hingga saat ini belum ada informasi. Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Jawa Tengah masih melakukan identifikasi penyebab kebakaran.
Lebih jauh, Wasana juga mengaku ketika kebakaran terjadi, dia mendapat informasi tidak ada Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
BACA JUGA: Pasar Trowono A Gunungkidul Terbakar, Kerugian Capai Rp800 Juta
Sementara itu, Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul, Ery Agustin S menyoroti ketiadaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di Pasar Trowono A, Kalurahan Karangasem, Paliyan.
Menurut Ery APAR menjadi perlengkapan sederhana yang wajib ada di setiap fasilitas umum (fasum). APAR menjadi alat pencegahan kebakaran paling sederhana apabila muncul percikan api.
“Fasum kan wajib ada APAR. Makanya ke depan harus ada evaluasi menyeluruh. Tidak hanya Trowono A, tapi sema fasum. Perda Bangunan Gedung sudah mengamanatkan juga. Itu sudah komplet termasuk untuk fasilitas disabilitas,” kata Ery
Ery menambahkan ke depan Komisi B akan melakukan evaluasi menyeluruh bukan hanya pasar namun juga fasum lain.
Sebelumnya, Kepala Disdag Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan ada sekitar 100 pedagang terdampak kebakaran dengan empat los pasar rusak parah dan dua rusak sedang di Pasar Trowono A. Kerugian dia taksir mencapai Rp800 juta.
Salah satu pemilik kios bernama Kamidi mengaku kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Titik kebakaran berada di pasar sisi barat di sebuah warung kelontong. Kamidi yang mendapat kabar tersebut langsung menuju lokasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.