Kelok 23 Dibuka, DPRD Minta Pemkab Bantul Kembangkan Destinasi Wisata di Luar Pansela
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul diminta tidak hanya mengandalkan kawasan Pantai Selatan (Pansela) sebagai tujuan wisata,
Suasana penandatanganan kerja sama antara RS Dr. Sardjito dengan RS Oputa Yi Koo di Sulawesi Tenggara dalam program pengampuan dengan fokus utama adalah pada peningkatan layanan kardiovaskuler, Jumat (20/12/2024). ist
Harianjogja.com, JOGJA–Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito bekerja sama dengan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Oputa Yi Koo di Sulawesi Tenggara dalam program pengampuan dengan fokus utama adalah pada peningkatan layanan kardiovaskuler di daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK).
Program pengampuan itu berupa transfer pengetahuan dan teknologi di bidang kardiovaskuler di mana RSUP Dr. Sardjito mengirim dokter profesional untuk mengajarkan kardiovaskuler kepada tenaga kesehatan di RS tersebut sampai bisa memberikan layanan mandiri.
Program pengampuan yang dilakukan RSUP Dr. Sardjito mencakup berbagai aspek, yakni tim ahli dari RSUP Dr. Sardjito akan memberikan pelatihan dan bimbingan langsung kepada tenaga medis di RS Oputa Yi Koo, kemudian dilakukan peningkatan sistem manajemen rumah sakit, termasuk manajemen pelayanan pasien dan pengelolaan sumber daya.
Selanjutnya melalui berbagai program pelatihan, kompetensi tenaga medis di RS Oputa Yi Koo akan terus ditingkatkan sehingga masyarakat di Sulawesi Tenggara akan lebih mudah mendapatkan layanan jantung berkualitas dan penanganan yang tepat, diharapkan angka kematian akibat penyakit jantung dapat ditekan.
Direktur RSUP Dr. Sardjito, dokter Eniarti, mengatakan pentingnya program ini dalam mempercepat akses masyarakat terhadap layanan jantung berkualitas.
BACA JUGA: Ini Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Saat Duel Melawan Filipina di Manahan Besok
"Dengan pengampuan ini, kami berharap RS Oputa Yi Koo mampu menangani pasien dengan lebih baik di daerah, sehingga masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk mendapatkan perawatan," ujarnya, Jumat (20/12/2024).
Pihaknya berharap pengampuan ini dapat terimplementasi dengan baik dan termonitor sesuai assesmen awal sehingga dapat diketahui kemampuan kualitas SDM yang semakin meningkat.
"Dengan program pengampuan ini maka kami berharap RS Oputa Yi Koo segera berdiri memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, kerja sama lainnya saya rasa bisa dijalin seperti layanan Diklat," katanya.
Guru Besar Bidang Kardiologi dan Kedokteran Vaskular RSUP Dr. Sardjito, Prof Lucia Kris Dinarti menyebut bahwa program ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat luas. "Kami siap mendampingi tim medis di RS Oputa Yi Koo untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas layanan," katanya.
Plt Direktur RS Jantung dan Pembuluh Darah Oputa Yi Koo, dr. H. Algazali menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan RSUP Dr. Sardjito.
"Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini. Dengan adanya transfer knowledge, kami optimis dapat meningkatkan layanan kesehatan jantung di Sulawesi Tenggara," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul diminta tidak hanya mengandalkan kawasan Pantai Selatan (Pansela) sebagai tujuan wisata,
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.