Produksi Nila Dominasi Perikanan Sleman, Minggir Masih Aman
Produksi ikan nila di Sleman mencapai 15.370 ton pada semester I 2026. Budi daya nila di Kapanewon Minggir dilaporkan masih aman.
Ilustrasi sapi./Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul menyampaikan ada sembilan ekor sapi di Kalurahan Pampang, Gunungkidul terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) sejak Oktober 2025. Satu di antaranya mati.
Kepala DPKH Gunungkidul, Wibawanti Wulandari mengatakan tiga dari sembilan tersebut terjangkit PMK belum lama ini. “Minggu [22/12/2024] kemarin itu ada yang menghubungi kami bahwa ada ternak mati. Ternyata terkena PMK. Ternak ini masih pedet [anakan],” kata Wibawanti, Senin (23/12/2024).
Wibawanti menambahkan petugas dari Dinas Kabupaten, UPT Puskeswan, dan UPT Laboratorium kemudian turun ke lapangan pada Senin (23/12/2024) guna melakukan penyelidikan dan mengambil swab terhadap dua ternak yang masih hidup. Hasil swab tersebut digunakan untuk mengukuhkan diagnosis Dinas terhadap ternak yang sakit.
Dinas juga telah melakuka pengobatan terhadap enam sapi yang tiga bulan lalu terjangkit PMK. Sapi tersebut, kata dia berangsur membaik. Sapi-sapi tersebut dimiliki beberapa warga. Adapun tiga sapi yang baru-baru ini terjangkit dimiliki satu warga.
Selain melakukan penyelidikan dan melakukan swab, Dinas juga membersihkan kandang dan mendistribusikan disinfektan, selain juga melakukan edukasi ke peternak di Kalurahan Pampang. “Semula kan induknya sakit. Induk sudah kami obati dan berangsur sembuh. Pedet atau anak sapi yang berumur dua bulan sepuluh hari ini tidak kuat dan mati,” katanya.
Wibawanti menerangkan PMK menyebabkan produksi air susu induk sapi menurun, sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan makanan pedet. Adapun pedet tersebut juga tidak dapat mengonsumsi susu secara maksimal lantaran luka pada mulut.
Disinggung ihwal PMK di wilayah lain, dia menyampaikan ada kasus yang masih aktif. Meski begitu, kematian terjadi hanya di Pampang. Dia juga belum dapat menyampaikan angka kejadian PMK di wilayah lain.
Kepala Dukuh Polaman, Herulawan mengatakan Pemerintah Kalurahan telah menyampaikan informasi mengenai vaksin dan pengelolaan ternak apabila terjangkit penyakit. “Dinas lewat Kalurahan lalu ke Dukuh informasinya sudah kami sampaikan. Warga kandang kurang memperhatikan pesan jadi kadang tidak tersampaikan informasinya. Kalau kejadian seperti ini baru merasa resah warga masyarakat,” kata Herulawan.
Herulawan mengimbau agar warga jeli terhadap kesehatan ternak. Apabila ada keluhan mengenai ternak, warga perlu segera melaporkan situasi-kondisi ke Kepala Dukuh. Kepala Dukuh akan meneruskan ke Dinas secara berjenjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produksi ikan nila di Sleman mencapai 15.370 ton pada semester I 2026. Budi daya nila di Kapanewon Minggir dilaporkan masih aman.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.
Chery Q dijual mulai Rp239,9 juta di GIIAS 2026. Harga promo diperpanjang hingga 9 Agustus dengan pesanan awal melampaui 6.000 unit.