Suzuki XL7 Terbaru Resmi Meluncur di Indonesia
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna
Kapanewon Nanggulan, sebagai salah satu pelaksana program Pembangunan Desa Percontohan Saemaul meraih juara pertama dalam ajang Saemaul Global Competition 2024./Istimewa
KULONPROGO—Kapanewon Nanggulan, sebagai salah satu pelaksana program Pembangunan Desa Percontohan Saemaul meraih juara pertama dalam ajang Saemaul Global Competition 2024 yang diselenggarakan oleh Saemaul Foundation dalam acara Saemaul International Forum 2024.
Dilangsungkan di Kota Gumi, Provinsi Gyeongsangbuk-do, Korea Selatan, acara ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Saemaul Foundation pada Jumat (25/10/2024).
Saemaul Global Competition 2024 merupakan kompetisi yang diikuti oleh negara-negara pelaksana program Saemaul di seluruh dunia. Pada kompetisi ini setiap negara peserta menampilkan video berisi program-program yang telah diterapkan dalam pengembangan masyarakat berbasis semangat Saemaul Undong sembari memaparkan kondisi riil di lokasi masing-masing.
Keberhasilan Kapanewon Nanggulan dalam meraih Juara I menunjukkan bahwa program Saemaul yang telah dijalankan tidak hanya relevan tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat.
Ketua Komisi Saemaul Nanggulan, Sudalja menyampaikan, “Kami akan menggunakan reward ini untuk mengembangkan usaha yang telah dirintis oleh YGSI. Yang paling penting adalah untuk kemajuan dan kesejahteraan warga Nanggulan.”
Selanjutnya, hadiah utama senilai kurang lebih Rp32 juta secara resmi diserahkan oleh Saemaul Foundation ke Nanggulan pada acara Musyawarah Besar Komisi Saemaul Nanggulan pada Senin (23/12/2024).
Acara yang dihadiri oleh setidaknya 200 warga Nanggulan yang tergabung dalam Komisi Saemaul, perwakilan dinas-dinas terkait dan Yayasan Globalisasi Saemaul Indonesia juga merupakan wadah untuk mengevaluasi program selama 1 tahun silam dan bertukar pikiran terkait dengan rencana program ke depan.
Reward yang diterima rencananya akan dimanfaatkan sebagai modal pengelolaan Saemaul Jamur Center Nanggulan yang pada tahun depan akan memulai instalasi mesin produksi media tanam jamur, atau yang kerap disebut sebagai “baglog jamur”. “Tentunya kami selalu berharap program Saemaul bisa menjadi batu pijakan untuk menciptakan desa yang mandiri dan warga yang berdaya,” ungkap Anang Hartono, Ketua Tim YGSI Nanggulan.(***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
Tanggal 31 Juli diperingati sebagai Hari Penjaga Hutan Sedunia, Hari Apresiasi Penjaga Pantai, hingga ulang tahun Harry Potter. Simak daftar lengkapnya.
BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah DIY mengalami udara kabur pada Jumat 31 Juli 2026. Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah sepa
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa