BNNP DIY Bongkar Modus Sabu dalam Speaker, Mahasiswa Dibekuk
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Ketua PP Muhammadiyah, Haedar Nasir./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL—Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir mengapresiasi kemauan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan upaya pemberantasan korupsi.
Namun, upaya tersebut perlu mendapat dukungan semua pihak. "Presiden maksudnya [memberantas] koruptor yang ada di luar negeri, kita ikuti maksud beliau. Sebenarnya, komitmen beliau pemberantasan korupsi dan mengejar koruptor hingga ke Antartika tinggi," ujarnya seusai pelantikan rektor UMY di Gedung Student Dormitory pada Senin (30/12/2024).
Namun, Haedar menilai, kemauan Presiden Prabowo untuk memberantas korupsi perlu mendapat dukungan semua pihak. "Tinggal bagaimana ini menjadi political will [kemauan politik] yang didukung seluruh institusi, sehingga pemberantasan korupsi menjadi sistemik," ujarnya.
Dia menilai komitmen dari berbagai lembaga negara di ranah eksekutif, legislatif, dan yudikatif diperlukan untuk melakukan pemberantasan korupsi di berbagai lini. Hal itu karena, menurut Haedar, kini korupsi dapat ditemukan di berbagai elemen. "Korupsi ini kayak penyakit yang mewabah, kronis, kayak semua elemen di tubuh kita sudah kena penyakit," ujarnya.
Sementara Juru Bicara Komisi Yudisial, Mukti Fajar Nur Dewata menuturkan pihaknya akan mendalami putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat terkait dengan kasus korupsi yang melibatkan Harvey Moeis.
Dia mengungkapkan upaya tersebut dilakukan bukan karena laporan dari masyarakat, tetapi inisiatif dari Komisi Yudisial.
Dia menilai, kasus tersebut sudah menyedot perhatian publik, sehingga pihaknya akan mendalami putusan hakim tersebut. "Kami telah memantau dan mempelajari putusan, bahwa yang menjadi fokus Komisi Yudisial terkait dengan penyimpangan etik, adakah pelanggaran etik ketika para hakim mengambil keputusan," katanya.
Dia menilai perhatian publik yang meningkat dengan adanya putusan tersebut sebagai bagian dari kontrol sosial kepada pengadilan. Karena itu, pihaknya pun berupaya agar para hakim memiliki profesionalisme dan integritas dalam memutus perkara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Jadwal SIM keliling Jogja 29 Mei 2026 di Berbah. Cek lokasi, syarat lengkap, dan tips perpanjang SIM tanpa antre.
Jadwal KA Bandara YIA 29 Mei 2026 lengkap dari Jogja ke bandara dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Jadwal terbaru KA Prameks Jogja–Kutoarjo saat libur Iduladha 2026. Simak penambahan perjalanan dan tips agar tidak kehabisan tiket.
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 lengkap. Cek lokasi, syarat, dan tips agar tidak kehabisan antrean.
Cuaca Jogja Jumat 29 Mei 2026 diprediksi cerah di semua wilayah. Simak rincian suhu, kelembapan, dan potensi hujan ringan.