Kejurda Esports DIY 2026 Jadi Ajang Jaring Atlet Menuju PON 2028
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.
Ilustrasi Tumpukan sampah di TPA Piyungan Kabupaten Bantul. – Antara/Hery Sidik
Harianjogja.com, JOGJA – Balai Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY mengklaim upaya pengelolaan sampah selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah setempat berjalan dengan optimal.
Meskipun terjadi peningkatan volume sampah, situasi tetap terkendali berkat koordinasi yang baik antar instansi. “Kami bersyukur karena upaya untuk mengantisipasi lonjakan sampah selama Nataru membuahkan hasil yang baik. Sampah dapat diangkut dengan cepat, meskipun ada beberapa titik yang mengalami peningkatan volume,” kata Kepala Balai Pengelolaan Sampah DLHK DIY, Aris Prasena, Kamis (2/1/2025).
BACA JUGA: Selama Libur Nataru, Sampah di Kulonprogo Meningkat, Pusatnya di Wates dan Pantai Glagah
Untuk mengatasi lonjakan sampah, Pemda DIY melakukan evakuasi sampah secara masif mulai akhir November hingga awal Januari. TPA Piyungan juga dibuka kembali untuk menampung sampah yang terkumpul.
“Kami perkirakan sekitar 3.400 ton sampah terkumpul selama periode Nataru. TPA Piyungan kami buka hingga Jumat (3/1/2025) untuk menampung sampah yang masih tersisa,” jelas Aris.
Selain fokus pada evakuasi sampah, DLHK DIY juga mengintensifkan pengelolaan sampah di depo-depo besar seperti Mandala Krida dan Pringgokusuman. “Depo-depo besar sudah cukup terkendali. Kami akan terus memantau dan melakukan pengelolaan di depo-depo lainnya,” tambah Aris.
Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Bandara YIA, Adisucipto, dan stasiun, menjadi kunci keberhasilan dalam mengelola sampah selama Nataru. “Koordinasi yang baik antar instansi memastikan tidak ada penumpukan sampah yang signifikan di berbagai titik,” ujar Aris.
Meskipun periode Nataru sudah berakhir, DLHK DIY tetap siaga menghadapi potensi peningkatan volume sampah akibat arus balik. Beberapa pos pemantauan sampah masih beroperasi hingga Sabtu (4/1) untuk mengantisipasi hal tersebut.
Aris berharap setelah periode Nataru, pemerintah kabupaten kota dapat memaksimalkan fasilitas yang sudah ada untuk mengelola sampah secara berkelanjutan. “Dengan kerjasama semua pihak, kita bisa menjaga kebersihan wilayahnya masing-masing,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.
Lebih dari 700 atlet mengikuti IRS Series 1 Bupati Bantul Cup IV 2026. Pemkab Bantul membidik bibit atlet sepatu roda potensial.
Apple akan memperketat Full Disk Access di macOS dengan kontrol tambahan karena risiko AI agent yang semakin mampu dan otonom.
Jennifer Hubner disorot netizen Malaysia setelah komentarnya soal permainan Timnas Malaysia. Polemik kemudian melebar ke persoalan keluarga.
Prancis ditahan Italia 1-1 di Stade de France. Zidane tetap puas meski Les Bleus gagal mempertahankan catatan sempurna di Nations League.
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.