Ini Strategi Pemkot Jogja di Tengah Penerapan Efisiensi Anggaran
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Jadwal pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jogja terpilih belum pasti. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jogja Noor Harsya Aryo Samudro menuturkan hingga kini pihaknya masih menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat.
Kaitannya dengan jadwal pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jogja terpilih. Sebab, jadwal pelantikan diperkirakan mundur lantaran terjadi perubahan jadwal MK pada tahapan penyelesaian seluruh perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).
Sebelumnya, Harsya mengatakan ada dua kemungkinan jadwal pelantikan pasangan calon wali kota terpilih. Jika mengacu pada versi peraturan presiden, maka pelantikan maksimal dilaksanakan pada 10 Februari 2025.
Sedangkan jika mengacu pada peraturan MK, maka pelantikan baru bisa dilaksanakan hingga selesainya perselisihan hasil pemilu di seluruh Indonesia. Hingga kini, Harsya mengaku pihaknya masih menunggu instruksi lanjutan.
"Kami menunggu Surat Edaran KPU RI setelah keluarnya Surat MK ke KPU RI sesuai SK MK 04 tahun 2024,” ujar Harysa, Sabtu (4/1/2024).
BACA JUGA: Viral Aksi Kekerasan Jalanan di Sleman Melukai Korban, Ini Kata Polisi
Harsya memastikan tak ada gugatan atau sengketa terhadap hasil pemungutan suara yang terjadi di Kota Jogja.
Kontestasi pemilihan kepala daerah di Kota Jogja diikuti oleh tigas pasangan calon. Ketiganya adalah Heroe Poerwadi-Sri Widya Supena, Hasto Wardoyo-Wawan Harmawan, dan Afnan Hadikusumo-Singgih Raharjo.
Berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara terbanyak didapatkan oleh pasangan Hasto Wardoyo-Wawan Harmawan.
Harsya menyebut, sebelumnya proses rekapitulasi suara baik di tingkat kemantren ataupun di tingkat kota berjalan lancar dan tak ada kendala berarti. "Selama proses rekapitulasi suara tidak ada kendala dan berjalan transparan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
AQUA resmi bubar setelah 30 tahun berkarier, menutup era musik pop dunia dengan warisan lagu “Barbie Girl”.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.