RSUD Prambanan Tegaskan Tak Temukan Kelalaian Medis
RSUD Prambanan menyatakan terbuka memberikan penjelasan medis terkait dugaan malpraktik. Audit internal dan eksternal disebut tidak menemukan kelalaian medis.
Kekerasan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dugaan aksi kekerasan jalanan (rasjal) diduga terjadi di Kapanewon Turi. Korban mengalami luka ringan akibat insiden ini.
Beredar di media sosial sebuah unggahan dengan narasi adanya kejadian klitih di jalan menuju Kalurahan Girikerto, Turi, Sleman pada Jumat (3/1/2025) malam, tepatnya di Dusun (Padukuhan) Somoitan.
Dalam unggahan tersebut juga dinarasikan adanya dua korban yang terkena sabetan gesper hingga jatuh ke tumpukan bambu dan mengalami lecet-lecet.
Terkait dengan informasi tersebut, Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Salamun membenarkan adanya dugaan peristiwa kekerasan jalanan tersebut. "Benar telah terjadi peristiwa tersebut," kata Salamun secara tertulis, Sabtu (4/1/2024).
BACA JUGA: Leonardo DiCaprio Dikabarkan Bakal Tampil di Squid Game 3, Ini Kata Netflix
Petugas telah mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat kejadian kekerasan jalanan. Selain itu petugas lanjut Salamun juga telah mendatangi kediaman korban. "Petugas Polsek Turi sudah mendatangi TKP dan korban," katanya.
Hingga Sabtu (4/1/2025) pagi, korban belum membuat laporan atas insiden ini. "Korban belum laporan dengan alasan hanya luka ringan," katanya. Polisi telah meminta keterangan korban terkait peristiwa tersebut.
"Petugas Unit Reskrim Polsek Turi sudah melakukan interogasi pada korban di rumahnya. Proses masih lidik," kata Salamun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Prambanan menyatakan terbuka memberikan penjelasan medis terkait dugaan malpraktik. Audit internal dan eksternal disebut tidak menemukan kelalaian medis.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.